Perbankan

Kinerja dan Tata Kelola Solid, BPR Syariah Artha Madani Raih Penghargaan Ini

Jakarta – Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Syariah Artha Madani mencatatkan pertumbuhan kinerja yang solid bagi perusahaan. Di mana, berhasil mencatatkan asset sebesar Rp470 miliar di Agustus 2024 dengan total plafon pembiayaan sebesar Rp361 miliar.

“Kami juga mencatatkan penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) di semester awal tembus Rp320 miliar. Pertumbuhan DPK yang baik ini sebagai wujud dari kepercayaan dan kepuasaan nasabah terhadap kami,” katanya, dikutip Jumat, 13 September 2024.

BPR Syariah Artha Madani juga berhasil meningkatkan performance perusahaan dengan penerapan prinsip tata kelola yang baik.

Baca juga : Ini Dia Bank-Bank dan BPR-BPR Terbaik Versi Infobank Tahun 2024

Hal ini membuat BPR Syariah Artha Madani meraih dua penghargaan dalam rangka penerapan tata kelola perusahaan yang baik dalam ajang Top GRC (Governance, Risk, and Compliance) Awards 2024.

Penghargaan perdana yang diterima oleh Bank Syariah Artha Madani dalam ajang ini yakni TOP GRC Awards 2024 # Stars 4 sebagai perusahaan jasa keuangan berbasis syariah yang sukses meningkatkan performance perusahaan dengan penerapan prinsip tata kelola yang baik dari berbagai aspek yang memberikan pertumbuhan yang bagus bagi perusahaan.

Direktur Utama Cahyo Kartiko yang menakhodai PT BPR Syariah Artha Madani juga menerima penghargaan sebagai The Most Committed GRC Leader 2024 yang membawa perusahaan ini terus melangkah maju untuk terus sehat, maju dan berkah.

Baca juga : Penguatan Industri BPRS Berintegritas, Asosiasi Gelar Silatnas PSP 2024

Ia menuturkan, penghargaan yang didapatkan ini merupakan sebuah kerja keras yang dibangun untuk menumbuh PT BPR Syariah Artha Madani bermanfaat dan memberikan keberkahan kepada semua kalangan sehingga bisa memberikan kontribusi terhadap peningkatan ekonomi.

“Penghargaan ini merupakan hasil dari penerapan kinerja yang baik oleh tim sehingga BPR Syariah Artha Madani selalu hadir untuk masyarakat. Kita hadir berkontribusi kepada pemerintah dengan membangun ekonomi melalui lembaga syariah ini,” ujarnya.

BPR Syariah Artha Madani dalam perjalanan bisnisnya selalu mengedepankan rencana bisnis sebagai landasan dan tujuan dalam memenuhi target. 

Hal Inilah yang menjadi pedoman penerapan GRC agar bisa terlaksana dengan baik dalam mewujudkan pertumbuhan bagi Perusahaan dan kepuasaan kepada para nasabah serta stakeholder. 

“Kami telah mengkonsep perjalanan bisnis kami setiap 5 tahun ke depanya. Inilah yang menjadi rencana-rencana yang harus dikerjakan oleh tim dari penetapan target yang sudah jauh hari kami sepakati,” pungkasnya. (*)

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

Ketidakpastian Hukum di Sektor Keuangan: Ketika Risiko Dikriminalisasi dan Harga Dianggap Kartel

Oleh Anto Prabowo, Dosen FEB UNS Solo DI tengah dinamika kebijakan ekonomi nasional, munculnya dua… Read More

9 hours ago

Cetak SDM Unggul, BSN Gandeng Universitas Terbuka

Dalam program tersebut, BSN memberikan dukungan pembiayaan pendidikan bagi pegawai aktif yang memenuhi kriteria, baik… Read More

10 hours ago

CIMB Niaga Raih Penghargaan Most Trusted Financial Brand Awards 2026

Pada ajang tersebut, CIMB Niaga meraih tiga penghargaan, masing-masing pada kategori Produk Wealth Management untuk… Read More

13 hours ago

Konsistensi Fundamental, Tugu Insurance Catat Laba Rp711 Miliar di 2025

Poin Penting Tugu Insurance mencatat laba Rp711,06 miliar di 2025, meningkat dari Rp401,57 miliar (restated).… Read More

16 hours ago

ICEx Resmi Meluncur, Bangun Infrastruktur Bursa Kripto RI Berstandar Global

Poin Penting ICEx resmi diluncurkan sebagai platform infrastruktur aset kripto berstandar institusional, didukung modal USD70… Read More

21 hours ago

Melonjak 96 Persen, Transaksi di ICDX Tembus Rp12.477 T pada Kuartal I 2026

Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More

21 hours ago