Perbankan

Kinerja BTPN Syariah Moncer, Dirutnya Masuk Top 100 CEO 2021

Jakarta – PT Bank BTPN Syariah tercatat berhasil mencatatkan kinerja moncer selama pandemi Covid-19. Bank dengan kode emiten BTPS ini mengumpulkan laba bersih setelah pajak sebesar Rp1,1 triliun hingga kuartal III 2021. Pembiayaan BTPN Syariah juga naik 12% secara tahunan menjadi Rp10,2 triliun.

Rasio kredit bermasalah atau non performing financing (NPF) pun terjaga di angka 2,4%. Lalu, CAR Bank tercatat di angka 55%, jauh di atas rata-rata industri. Total asetnya tumbuh 15% secara tahunan menjadi Rp17,8 triliun, sementara dana pihak ketiga (DPK)-nya turut naik 15% menjadi Rp10,6 triliun.

Pertumbuhan kinerja yang positif ini adalah hasil dari kerja keras segenap insan Bank BTPN Syariah. Akan tetapi, tentunya ada sesosok figur pemimpin yang menjadi orkestra di balik kinerja biru tersebut. Sosok itu tak lain adalah Direktur Utama Bank BTPN Syariah Hadi Wibowo.

Hadi yang menjabat Direktur Utama BTPN Syariah sejak April 2020 itu sebelumnya telah menjabat Chief of Process Transformation BTPN Syariah sejak Januari 2020. Pengalaman panjang selama 30 tahun di dunia perbankan telah memperkaya wawasan dan kapasitasnya melalui berbagai posisi strategis yang pernah ia emban.

Memulai karir di AC Nielsen, ia kemudian menjabat berbagai posisi senior di berbagai lembaga perbankan swasta terkemuka Tanah Air. Berbagai penghargaan pun pernah ia raih, seperti The Schwab Foundation Corporate Social Intrapreneur of The Year di tahun 2020 dan The Best Digital Financial Inclusion Initiative, Application or Program dari Asian Banker Retail Financial Services Awards. Schwab Foundation sendiri adalah anak organisasi dari World Economic Forum yang mendukung pengembangan inovasi sosial di seluruh dunia.

Di bawah kepemimpinannya, BTPN Syariah terus melakukan serangkaian aktivitas sosial berkelanjutan demi mewujudkan ekosistem nasabah yang inklusif. Di samping itu, BTPN Syariah juga memberikan kepelatihan kewirausahaan, sertifikasi produk, dan juga menghadirkan program apresiasi kepada nasabah, seperti program Nasabah Bersemi, Berbagi Emas, serta bantuan pendidikan bagi anak nasabah.

Bank juga turut terlibat dalam upaya untuk mendukung program vaksinasi pemerintah, melalui program Tepat Peduli Vaksin yang dilakukan di 4 kota di Indonesia, yaitu Sukabumi, Palembang, Solo, dan Mataram NTB. Program ini bertujuan untuk membentengi nasabah dan komunitasnya dari dampak pandemi Covid 19. (*) Steven

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Begini Strategi Bank Jateng Genjot Kredit Kendaraan Bermotor

Poin Penting Bank Jateng percepat ekspansi Kredit Kendaraan Bermotor dengan target 100.000 unit tahun ini.… Read More

7 mins ago

RedDoorz Bidik Pertumbuhan Pendapatan 20 Persen Jelang Lebaran 2026

Poin Penting RedDoorz membidik kenaikan pendapatan 20 persen menjelang Lebaran 2026. Kota seperti Garut, Tasikmalaya,… Read More

21 mins ago

Rupiah Dibuka Melemah Jumat Ini ke Rp16.788 per Dolar AS

Poin Penting Rupiah melemah dibuka di Rp16.788 per dolar AS turun 0,17 persen dari penutupan… Read More

1 hour ago

Harga Emas Kompak Naik Jumat Ini, Galeri24 dan UBS Tembus Level Baru

Poin Penting Harga emas Antam, Galeri24, dan UBS naik pada Jumat, 27 Februari 2026, dibandingkan… Read More

1 hour ago

Jelang Akhir Pekan, IHSG Dibuka Melemah 0,30 Persen ke Posisi 8.210

Poin Penting Pada pembukaan 27 Februari 2026, IHSG turun 0,30% ke level 8.210,43 dengan 663,67… Read More

2 hours ago

Begini Strategi Bank Saqu Akuisisi Nasabah Baru pada 2026

Poin Penting Bank Saqu fokus meningkatkan engagement, event komunitas, promo digital, dan fitur aplikasi untuk… Read More

3 hours ago