News Update

Kinerja BRI Oke, Pengamat Pertanyakan Urgensi Penggeseran Suprajarto

Jakarta — Keputusan Kementerian BUMN untuk menggeser Suprajarto dari kursi direktur utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) ke PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menuai polemik. Di kala BRI menorehkan kinerja ciamik, pengamat mempertanyakan urgensi penggeseran tersebut.

“Sebenarnya yang jadi pertanyaan di sini seberapa urgent-nya pergantian direksi itu,” ujar Ekonom Senior Indef Enny Sri Hartati kepada Infobanknews.com di Jakarta, Jumat (30/8).

Dia menjelaskan, kalau dilihat dari kacamata BTN tentu memang perlu ada yang harus dibenahi. Tetapi dari sisi BRI dengan kondisi yang sudah ada, dan kinerja saat ini sangat baik, lanjutnya, kenapa harus diganti? “Jangan sampai pengangkatan ini berbau politisasi,” tekan Enny.

Bongkar-pasang direksi Bank BUMN ini dinilai perlu dipikirkan secara masak karena merupakan salah satu kebijakan strategis. Enny memandang kondisi perbankan di Tanah Air saat ini sedang dalam tahap ujian menghadapi tekanan yang tidak hanya datang dari dalam negeri, tetapi juga dari luar negeri, yakni kondisi perlambatan ekonomi global. Sehingga sudah seharusnya melakukan penerapan tata keloka dengan baik.

“Pengaruh secara sistemik tentu tidak ada, tapi dari sisi kepercayaan nasabah, maupun investor termasuk pengaruh. Karena secara korporasi tentu tim baru harus menyusun formasi dari awal lagi,” tutur Enny lagi.

Per Juni 2019, BRI mencatatkan kinerja positif dengan raihan laba secara konsolidasi sebesar Rp16,16 triliun atau tumbuh 8,19 persen secara setahunan. Dari sisi penyaluran kredit, perseroan mencatat sebesar Rp888,32 triliun, naik 11,84 persen. Sementara Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh 12,78 persen menjadi Rp945,05 triliun. (*)

Paulus Yoga

Recent Posts

Purbaya Perpanjang Penempatan Dana di Bank Rp200 Triliun hingga September 2026

Poin Penting Purbaya Yudhi Sadewa memperpanjang penempatan dana pemerintah Rp200 triliun di bank BUMN hingga… Read More

33 mins ago

Allianz Life dan HSBC Indonesia Hadirkan Fund Global Berdenominasi Dolar AS

Poin Penting Allianz Life Indonesia, HSBC Indonesia, dan AllianzGI Indonesia meluncurkan Smartwealth Dollar Equity Global… Read More

1 hour ago

Profil Nasaruddin Umar, Menag yang Laporkan Dugaan Gratifikasi Jet Pribadi ke KPK

Poin Penting Menag Nasaruddin Umar melaporkan penggunaan jet pribadi ke KPK sebagai bentuk transparansi dan… Read More

1 hour ago

IHSG Ditutup Perkasa di Level 8.396, Saham Top Gainers: MEGA, HATM, dan TEBE

Poin Penting IHSG menguat 1,50 persen ke level 8.396,08 pada Senin (23/2/2026), dengan 468 saham… Read More

1 hour ago

KPK Pastikan Menag Bebas Jeratan Pidana usai Laporkan Jet Pribadi dari OSO

Poin Penting KPK menyatakan Menag Nasaruddin Umar bebas sanksi pidana karena melaporkan dugaan gratifikasi jet… Read More

2 hours ago

Ipsos Ungkap Strategi E-Wallet agar Bisa Bersinar Tanpa Super App

Poin Penting E-wallet berkembang optimal melalui kolaborasi lintas platform dan bukan sekadar transformasi menjadi super… Read More

2 hours ago