Jakarta – Kinerja PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Tengah (Bank Kalteng) tetap membiru meski dilanda badai pandemi Covid-19. Sepanjang tahun 2020, seluruh pos keuangan utama Bank Kalteng tumbuh positif.
Biro Riset Infobank (birI) mencatat, aset bank yang dipimpin Yayah Diasmono sebagai direktur utama ini tumbuh 12,00% atau menjadi Rp10,15 triliun. Bank Kalteng juga mampu menjalankan fungsi intermediasi dengan sangat baik. Tercermin dari penyaluran kredit yang tumbuh 12,16% atau menjadi Rp6,79 triliun dibandingkan periode sama tahun sebelumnya.
Tak hanya itu. Selama pandemi, bank kebanggaan masyarakat Kalteng ini menjadi kepercayaan nasabah untuk menyimpan dananya. Terbukti, dari pendapatan dana pihak ketiga (DPK) per akhir 2020 yang tumbuh 20,37% menjadi Rp7,89 triliun.
“Tahun lalu, tahun 2020 itu cukup bagus karena di atas target yang kami inginkan,” kata Diasmono, kepada Infobank, Selasa, 26 Oktober 2021.
Sebagai informasi, Bank Kalteng meraih penghargaan Titanium Trophy atas predikat “sangat bagus” selama 15 tahun berturut-turut (sejak tahun 2006-2020) di ajang 26th Infobank Awards 2021. Pencapaian ini berkat konsistensi Bank Kalteng dalam menorehkan kinerja menawan, menjaga pertumbuhan bisnis dan penerapan prinsip tata kelola atau good corporate governance (GCG) secara optimal. (*) Ayu Utami
Poin Penting Bank Mandiri memperkuat peran sebagai agen pembangunan melalui dukungan terintegrasi UMKM, Bank Mandiri… Read More
Poin Penting Allianz Syariah dan BTPN Syariah menjalin kerja sama strategis dengan meluncurkan produk kolaborasi… Read More
Poin Penting OJK mencabut izin usaha PT Varia Intra Finance (VIF) melalui SK Anggota Dewan… Read More
Poin Penting Amartha buka peluang IPO di Bursa Efek Indonesia sebagai bagian dari strategi pengembangan… Read More
Jakarta – Pergerakan harga emas global diproyeksikan menembus di level 10.000 dolar Amerika Serikat (AS)… Read More
Poin Penting OJK menilai bank KBMI I (modal inti hingga Rp6 triliun) masih berpeluang memperkuat… Read More