Categories: Perbankan

Kinclongnya Bank Jateng di Bawah Kepemimpinan Supriyatno

Jakarta – Bank Jateng patut berbangga dengan adanya bankir berpengalaman Supriyatno di struktur tertinggi organisasinya. Bagaimana tidak, bankir yang juga musikus ini memberikan banyak terobosan sejak didapuk menjadi Direktur Utama Bank Jateng pada 2014. Terobosan-terobosan ini diluncurkan demi membantu perekonomian masyarakat Jawa Tengah.

Seperti yang teranyar yakni diluncurkannya Kredit Mitra Jateng Startup Millenial yang mana diharapkan melalui program ini, ekonomi dapat kembali bergeliat berkat pinjaman berbunga rendah pada usaha rintisan anak muda. Di samping itu, ada pula target penambahan 500 agen Laku Pandai baru untuk mempercepat terciptanya ekosistem keuangan yang inklusif, kerja sama penjaminan kredit dengan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank untuk percepatan pemulihan ekonomi domestik, dan sederet program lainnya.

Namun demikian, Supriyatno juga mengingatkan perlunya mitigasi risiko kredit di situasi seperti saat ini.

“Langkah mitigasi risiko kredit harus dilakukan sejak dini. Berbagai strategi yang dapat dilakukan yaitu antara lain, internal workout dan direct sales,” ujar Supriyatno, saat menjadi pembicara di acara webinar yang diadakan Infobank siang ini, Selasa, 7 September 2021.

Berkat kinerja Bank Jateng yang apik di bawah kepemimpinan Supriyatno selama beberapa tahun belakangan ini, Bank Jateng pun menerima Diamond Trophy atas predikat sangat bagus selama 20 tahun berturut-turut pada ajang Infobank Awards 2021. Tak cukup hanya Diamond Trophy, Bank Jateng juga meraih special awards sebagai “The Strongest Performance Bank”.

Sebelum menjabat sebagai Direktur Utama Bank Jateng, Supriyatno yang akrab disapa Nano ini sempat menjabat sebagai Direktur Utama Bank BPD DIY dari 2008 hingga 2014. Jabatannya sebagai Direktur Utama Bank Jateng saat ini pun adalah periode kedua hingga 31 Desember 2021 nanti. (*) Steven Widjaja

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Meluruskan Penegakan Hukum Tipikor di Sektor Perbankan yang Sering “Bengkok”

Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More

2 hours ago

Prospek Saham 2026 Positif, Mirae Asset Proyeksikan IHSG 10.500

Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More

11 hours ago

Pembiayaan Emas Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More

12 hours ago

Rosan Mau Geber Hilirisasi Kelapa Sawit dan Bauksit di 2026

Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More

12 hours ago

Avrist General Insurance Resmikan Kantor Baru, Bidik Pertumbuhan Dua Digit 2026

Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More

13 hours ago

Dana Pemerintah di Himbara Minim Dampak, Ekonom Beberkan Penyebabnya

Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More

14 hours ago