Jakarta–PT Kimia Farma Tbk menerbitkan surat utang jangka menengah atau medium term notes (MTN) berkelanjutan dengan nilai total Rp1 triliun. Pada tahap pertama, rencananya perseroan akan menerbitkan MTN sebesar Rp400 miliar dengan jangka waktu tiga tahun dengan kupon 8,10 persen.
“Dana MTN untuk pendanaan ekspansi usaha serta refinancing beberapa utang yang tingkat bunga atau kupon relatif lebih tinggi,” ujarnya di Jakarta, Rabu, 13 September 2017.
Sementara untuk tahap kedua, kata Honesti, MTN diterbitkan pada triwulan I-2018 dengan nilai sebesar Rp600 miliar untuk membiayai ekspansi melalui investasi beberapa proyek lain dari Kimia Farma Group.
Dalam aksi korporasi ini, Kimia Farma menunjuk PT Mandiri Sekuritas, PT BNI Sekuritas, PT Indo Premier Sekuritas sebagai arranger dan PT Bank BNI sebagai agen pemantau.
Tercatat, pada semester I-2017 perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp2,63 triliun atau naik 5,85 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp2,49 persen.
Sedangkan laba bersih mencapai Rp98,17 miliar, atau naik 2,75 persen dari pencapaian semester I 2016 sebesar Rp95,54 persen.(*)
Editor: Paulus Yoga
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Poin Penting OCBC Sekuritas bermitra dengan Makmur untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur… Read More
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More