News Update

Kim Eungchul Mundur dari Jabatan Presiden Direktur Bank Woori Saudara, Ada Apa?

Poin Penting

  • Kim Eungchul resmi mengundurkan diri dari jabatan Presiden Direktur PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk
  • Manajemen menegaskan pengunduran diri tersebut tidak berdampak langsung terhadap operasional, kondisi keuangan, aspek hukum, maupun kelangsungan usaha Bank Woori Saudara.
  • Permohonan pengunduran diri akan dimintakan persetujuan pemegang saham melalui RUPSLB yang dijadwalkan digelar pada 30 Januari 2026.

Jakarta – PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk (SDRA) mengumumkan pengunduran diri Kim Eungchul dari jabatannya selaku presiden direktur perseroan.

Dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) dikutip 8 Januari 2026, manajemen SDRA menjelaskan bahwa surat pengunduran diri Kim Eungchul diterima perseroan pada 7 Januari 2026.

Namun, perseroan tak mengungkapkan alasan dari pengunduran diri orang nomor satu di Bank Woori Saudara tersebut.

Meski demikian, perseroan menegaskan bahwa pengunduran diri presiden direktur tersebut tidak serta-merta berdampak langsung terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha Bank Woori Saudara. Seluruh kegiatan operasional perbankan disebut tetap berjalan normal.

Baca juga: Jaga Kualitas Aset, Bank Woori Saudara Perkuat Manajemen Risiko Kredit

Manajemen SDRA juga menyampaikan bahwa permohonan pengunduran diri Kim Eungchul akan dimintakan persetujuan pemegang saham.

Keputusan resmi terkait hal tersebut akan ditetapkan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan berlangsung pada 30 Januari 2026.

Profil Kim Eungchul

Menukil laman perseroan, Kim Eungchul lahir di Seoul pada 1966. Ia menamatkan pendidikan Sarjana Hukum di Universitas Hanyang, Korea Selatan, salah satu perguruan tinggi ternama yang banyak melahirkan profesional di sektor keuangan dan hukum.

Karier Kim Eungchul sebagian besar ditempa di Woori Bank, Korea Selatan. Pada periode 2019–2020, ia menjabat sebagai Senior General Manager Corporate Banking Headquarters I.

Posisi tersebut menempatkannya sebagai salah satu motor penggerak bisnis perbankan korporasi Woori Bank.

Baca juga: Dampak Bank Woori Saudara Genjot Bisnis Wealth Management

Selanjutnya, pada 2020–2021, Kim dipercaya mengemban jabatan Deputy Executive Vice President Global Business Group. Dalam peran ini, ia terlibat aktif dalam penguatan ekspansi dan strategi bisnis global Woori Bank.

Kiprahnya berlanjut sebagai Deputy Executive Vice President International Trade Business Group pada 2021–2023, dengan fokus pada pembiayaan dan layanan perdagangan internasional.

Sebelum ditugaskan di Indonesia, Kim Eungchul menjabat sebagai Chief Executive Officer (CEO) Woori Investment Bank Korea Selatan pada 2023–2024. (*)

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Pengumuman! Mulai 1 April 2026, Beli BBM Subsidi Dibatasi 50 Liter per Hari

Poin Penting Pemerintah membatasi pembelian BBM subsidi (Pertalite dan solar) maksimal 50 liter per kendaraan… Read More

4 hours ago

Laba Bank Mega Tumbuh 28 Persen pada 2025

Sepanjang tahun 2025, laba bersih Bank Mega pada tahun 2025 tumbuh sebesar 28% menjadi Rp3,36… Read More

4 hours ago

Refocusing Anggaran, Pemerintah Klaim Bisa Hemat Rp130 Triliun

Poin Penting Pemerintah melakukan efisiensi dan refocusing anggaran K/L untuk merespons dampak konflik Timur Tengah… Read More

5 hours ago

Penyaluran MBG Dipangkas, Potensi Hemat Bisa Tembus Rp20 Triliun

Poin Penting Pemerintah mengurangi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari 6 hari menjadi 5… Read More

5 hours ago

KB Bank Bidik Pembiayaan Wholesale Tumbuh 70 Persen di 2026, Begini Strateginya

Poin Penting Kontribusi segmen wholesale mencapai sekitar 64 persen dari total portofolio kredit 2025 dan… Read More

5 hours ago

Airlangga Klaim Penerapan WFH Bisa Hemat APBN Rp6,2 Triliun

Poin Penting Kebijakan WFH berpotensi menghemat APBN sebesar Rp6,2 triliun dari kompensasi BBM, serta menekan… Read More

6 hours ago