Keuangan

Ketum Bakul Budaya FIB UI Tekankan Pentingnya Manajemen Investasi bagi Masyarakat

Jakarta – Ketua Umum (Ketum) Bakul Budaya Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia (FIB UI) Dewi Fajar Marhaeni menekankan pentingnya manajemen investasi bagi masyarakat dalam mengelola keuangan di masa depan.

“Di zaman modern saat ini, semakin modern tentu kita mengalami semakin banyak kemajuan. Istilahnya saja lebih wah seperti financial planner atau manajemen investasi,” katanya dalam acara Infobank Financial Literacy Road Show 2024, di FIB UI, Sabtu, 2 Maret 2024 

Menurutnya, ada banyak manfaat mempelajari manajemen investasi, salah satunya untuk mengantisipasi apa yang terjadi di depan.

Baca juga: Bidik Pertumbuhan Investor, Sucor AM Gencar Lakukan Literasi Keuangan

Ia merujuk kepada kondisi ekonomi global yang tidak sedang baik-baik saja. Banyak negara telah masuk jurang resesi, dua di antaranya yakni Jepang dan Inggris. Kemungkinan diprediksi bakal ada negara lain yang terjun ke jurang resesi.

“Dunia sedang tidak baik-baik saja, Indonesia suka tidak suka dihadapkan pada kondisi yang tidak baik-baik saja dalam masalah perekonomian. 

Akan tetapi, kata dia, kondisi tersebut tidak serta merta membuat mental masyarakat Indonesia drop dalam merespons kondisi ekonomi global.

“Hal ini karena budaya kita sangat kuat. Orang Indonesia terkenal bandel ya, mau dalam kondisi susah di rumah, investasi kita carut marut namun kita tetap bisa survive dalam segala kondisi. Hal ini menjadi keunggulan bangsa Indonesia,” tegasnya.

Sejalan dengan itu, pihaknya mengapresiasi terselenggaranya program Infobank Financial Literacy Road Show 2024 kepada para penggiat budaya yang tergabung dalam Komunitas Bakul Budaya.

Baca juga: Jepang dan Inggris Masuk Jurang Resesi, Ini Harapan Wakil Dekan UI untuk Ekonomi RI

“Hari ini kita akan mendapatkan pengetahuan tentang apa itu aset manajemen, financial planner hingga konsep menabung yang dijelaskan langsung oleh perusahaan aset manajemen untuk mengelola pundi-pundi kita yang berguna bagi keluarga kita,” bebernya.

Pihaknya pun berharap, kehadiran perusahaan aset manajemen bisa membantu anggota Komunitas Bakul Budaya dalam mengelola keuangan di masa depan. (*)

Editor: Galih Pratama

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

Bos BRI Kasih Bocoran Besaran Dividen Tahun Buku 2025

Poin Penting BRI membuka peluang rasio dividen 2025 lebih tinggi, didukung CAR kuat di level… Read More

13 mins ago

Grab Borong Saham Superbank Rp285,5 Miliar, Kepemilikan Jadi 15,04 Persen

Poin Penting Grab melalui A5-DB Holdings menambah kepemilikan saham Superbank (SUPA) sebanyak 253,91 juta saham… Read More

25 mins ago

Neraka Neraca Pembayaran: Ekonomi Nasional Bisa Meleleh

Oleh Rahma Gafmi, Guru Besar Universitas Airlangga BANK Indonesia (BI) melaporkan bahwa neraca pembayaran Indonesia… Read More

1 hour ago

Bos Mandiri Sekuritas: Likuiditas, Transparansi, dan Free Float Jadi Kunci Tarik Investor Asing

Poin Penting Reformasi OJK dan BEI diyakini memperkuat pasar modal, meningkatkan transparansi, tata kelola, dan… Read More

2 hours ago

BRI Cetak Laba Rp57,13 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting BRI mencatat laba Rp57,13 triliun pada 2025, turun 5,26 persen yoy, sementara kredit… Read More

2 hours ago

IHSG Dibuka Hijau, Naik 0,40 Persen ke Level 8.355

Poin Penting IHSG dibuka menguat 0,40 persen ke level 8.355,28 pada pukul 09.00 WIB, dengan… Read More

2 hours ago