Jakarta – Jumat malam (08/03) ada yang istimewa di Gedung Pusat Perfilman Usmar Ismail, Kuningan Jakarta Selatan. Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo muncul sebagai sosok Prabu Dewa Wastu Kencana dalam pagelaran Ketoprak Financial yang mengambil judul ‘Prabu Siliwangi’.
Pagelaran ini antara lain bertujuan untuk melestarikan seni budaya tradisional yang telah ada sejak pertengahan abad ke-18. Lestarinya seni budaya tradisional diharapkan dapat mendorong sektor pariwisata secara umum.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur BI menyampaikan 3 hal yang mendasari kenapa Bank Indonesia, Ketua Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Direktur Utama BCA, Direktur Utama BRI, dan lembaga finansial lainnya turut berperan serta dalam pagelaran ini.
Pertama, komitmen sektor finansial untuk melestarikan budaya Indonesia. Kedua, komitmen membantu para budayawan untuk terus mengembangkan kebudayaan Indonesia yang adiluhur. Ketiga, memperkuat sinergi antarsektor, tidak hanya dalam konteks perumusan kebijakan tetapi juga dalam memajukan budaya Indonesia.
Ketoprak Financial adalah pagelaran seni tradisi ketoprak yang terdiri dari masyarakat keuangan, perbankan dan pasar modal serta senior editor bekerjasama dengan Himpunan Seniman Panggung Wayang Orang dan Ketoprak Jakarta ‘Adhi Budaya’. (*)
Awaldi, Pemerhati SDM Bank dan Consulting Director Mercer Indonesia HUBUNGAN romantis nyaris tidak pernah runtuh… Read More
Poin Penting Spin-off UUS memasuki fase krusial menjelang tenggat akhir 2026 sesuai POJK No.11/2023, dengan… Read More
Poin Penting KPK menggelar OTT di Kanwil DJP Jakarta Utara, mengamankan delapan orang beserta barang… Read More
Komisi Kejaksaan Republik Indonesia mencatat telah menangani 29 perkara yang menarik perhatian publik sepanjang 2025.… Read More
Poin Penting Adira Finance Syariah meluncurkan Hasanah, produk pembiayaan Haji Plus berbasis prinsip syariah untuk… Read More
Poin Penting Loyalitas nasabah jadi kunci daya saing BPR, dengan dua faktor utama: kenyamanan layanan… Read More