Categories: Nasional

Ketersediaan Sumber Daya Batu Bara Indonesia Tinggal 28 miliar Ton

BIndonesia perlu menambah kapasitas listrik baru sebesar 35GW pada 2019 untuk memenuhi permintaan. Sebagaian sumber energinya di ambil dari batubara. Apriyani Kurniasih.

Jakarta— Sebagian besar program perluasan pembangkit tenaga listrik pemerintah, termasuk kompleks tenaga listrik panas bumi sebesar 5-GW yang direncanakan untuk Jawa, akan didorong oleh batubara.

Hasil riset Oxford Business Group mengemukakan, Indonesia perlu menambah kapasitas listrik baru sebesar 35GW pada 2019 untuk memenuhi permintaan.

Menurut data OBG, saat ini, produksi batubara telah meningkat lebih dari tiga kali lipat. Angkanya mencapai 458 juta ton pada tahun lalu. Pada 2010, komposisi batubara mencapai sekitar 65,6% dari campuran bahan bakar Indonesia.

OBG memperkirakan, pada tingkat produksi saat ini, sumber daya batubara milik negara yang diperkirakan mencapai 28 miliar ton akan habis dalam 67 tahun.

Apriyani

Recent Posts

Purbaya Ungkap Pengadaan Motor Listrik untuk SPPG Sempat Lolos Meski Ditolak

Poin Penting Menkeu Purbaya akui miskomunikasi, sebagian pengadaan motor listrik untuk SPPG ternyata sempat disetujui.… Read More

6 mins ago

Tak Perlu Ribet Tukar Uang, Belanja di Korea Selatan Kini Cukup Scan QR Livin’ by Mandiri

Poin Penting Livin’ by Mandiri hadirkan QR antarnegara di Korea Selatan, memungkinkan transaksi QRIS tanpa… Read More

38 mins ago

Bank Dunia Pangkas Proyeksi Ekonomi RI 2026 ke 4,7 Persen, Purbaya: Mereka Salah Hitung

Poin Penting Bank Dunia memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia 2026 menjadi 4,7 persen dari 4,8… Read More

38 mins ago

GrabX 2026

Grab resmi memperkenalkan 13 fitur berbasis kecerdasan buatan dalam ajang tahunan GrabX 2026.Peluncuran GrabX 2026… Read More

41 mins ago

Hasil Investigasi PBB: TNI Tewas di Lebanon Akibat Peluru Tank Israel

Poin Penting Temuan PBB menyebutkan peluru yang menewaskan prajurit TNI pada 29 Maret ditembakkan dari… Read More

1 hour ago

BI Catat DPK Valas Bank Capai Rp1.367,2 Triliun per Februari 2026

Poin Penting BI mencatat DPK valas Februari 2026 sebesar Rp1.367,2 triliun, relatif stabil dibanding Januari,… Read More

1 hour ago