Categories: Moneter dan Fiskal

Ketergantungan Indonesia Akan Dolar Masih Besar

BI mengimbau masyarakat untuk mendukung penggunaan Rupiah dalam transaksi dalam negeri. Ria Martati

Jakarta–Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Mirza Adityaswara meminta penggunaan Rupiah untuk transaksi dalam negeri terus didorong. Pasalnya 52% pembelian Dolar di pasar spot digunakan untuk tujuan domestik.

“Itu sesuatu yang tidak sehat untuk ekonomi kita, ketergantungan Dolar untuk domestic purpose besar,” kata Mirza dalam acara Buka Puasa Bersama di Jakarta, Rabu 8 Juli 2015.

Penggunaan Dolar yang tinggi tentu akan semakin menekan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar. Nilai tukar Rupiah 8 Juli 2015, tercatat ada di level Rp13.346 per Dolar AS. Dalam data JISDOR BI terlihat nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS mulai di level Rp13.000 sejak 6 Mei 2015. Sementara di awal tahun (2 Januari 2015) ini, nilai tukar Rupiah tercatat Rp12.474 per Dolar AS, atau sudah melemah 6,53% dibandingkan posisinya awal tahun.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Bank Indonesia Agus D.W. Martowardojo mengungkapkan kebijakan BI untuk meningkatkan penggunaan Rupiah dalam Peraturan Bank Indonesia (PBI) No 17/3/PBI/2015 tentang Kewajiban Penggunaan Rupiah di Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia harus dipatuhi semua pihak.

“Kewajiban penggunaan mata uang lokal untuk transaksi di pelabuhan itu juga dilakukan oleh negara-negara lain,” kata Agus.

Menurutnya dari 6 pelabuhan utama di ASEAN hanya dua pelabuhan yang tidak menggunakan mata uang domestik sebagai alat transaksi, salah satunya adalah Indonesia. Oleh karena itu ia meminta semua pihak untuk mematuhi aturan yang telah dikeluarkan BI. (*)

@ria_martati

Paulus Yoga

Recent Posts

Bank Mandiri Berangkatkan 10.000 Pemudik Gratis, Ini Fasilitasnya

Poin Penting Bank Mandiri memberangkatkan lebih dari 10.000 pemudik gratis menggunakan 215 bus ke berbagai… Read More

19 mins ago

Laba Adi Sarana Armada (ASSA) Melesat 81 Persen di 2025, Bisnis Ini Paling Ngebut

Poin Penting Laba bersih ASSA naik 81% menjadi Rp596,6 miliar pada 2025. Pendapatan konsolidasi mencapai… Read More

3 hours ago

Pendapatan Agung Podomoro Land (APLN) Tembus Rp3,57 Triliun, Ini Penyumbang Terbesarnya

Poin Penting APLN mencatat penjualan dan pendapatan usaha Rp3,57 triliun pada 2025. Penjualan rumah tinggal… Read More

4 hours ago

Arus Mudik Mulai Naik, Jasa Marga Imbau Pengguna Tol Pakai 1 Kartu e-Toll

Poin Penting Jasa Marga mengimbau pengguna jalan tol menggunakan satu kartu e-Toll yang sama saat… Read More

6 hours ago

Arab Saudi Rayakan Idul Fitri 20 Maret 2026, Indonesia Segera Putuskan lewat Sidang Isbat

Poin Penting Arab Saudi menetapkan Idul Fitri 1447 H jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026… Read More

7 hours ago

Mudik Gratis BUMN 2026 Bersama BNI Disambut Antusias, Ribuan Pemudik Rasakan Manfaat

Poin Penting BNI memberangkatkan lebih dari 7.000 pemudik ke berbagai kota di Pulau Jawa dan… Read More

8 hours ago