Sidang PBB
New York – Ketidakmerataan pemberian vaksin Covid-19 yang disebabkan oleh ketersediaan stok vaksin telah mendapat perhatian dari sidang Majelis Umum PBB pada kamis, 23 September 2021 lalu. Sebagai contoh, Amerika Serikat misalnya. negara ini memiliki stok vaksin yang melimpah untuk warganya. Sementara negara lain masih harus berjuang keras mendapatkan akses ke suplay vaksin Covid-19.
Berdasarkan informasi dari Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Afrika, dari total populasi di wilayah ini, hanya 4 persen saja warga yang telah divaksinasi lengkap. Untuk itu, Presiden Amerika, Joe Biden menyatakan akan membeli 500 juta dosis vaksin Covid-19 buatan Pfizer untuk didistribusikan ke negara-negara lain.
“Dari sekitar 6 miliar dosis vaksin yang diberikan di seluruh dunia, hanya 2 persen yang diberikan di Afrika, benua berpenduduk lebih dari 1,2 miliar orang,” kata Ramaphosa seperti dikutip dari VOA.(*)
Poin Penting HSBC ANA Travel Fair 2026 digelar 22–25 Januari, menawarkan tiket murah dan promo… Read More
Poin Penting Suku bunga simpanan bank turun, SBP rupiah menjadi 3,14% dan SBP valas 2,79%… Read More
Poin Penting Belanja APBN 2026 Rp3.842,7 triliun, difokuskan ke sektor prioritas seperti pangan, energi, MBG,… Read More
Poin Penting Kemenkeu optimistis ekonomi RI tumbuh di atas 5% pada 2025-2026, dengan proyeksi APBN… Read More
Poin Penting Peran CFO semakin strategis sebagai navigator perusahaan dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi, risiko global,… Read More
Poin Penting APBN 2025 mencatat defisit 2,92 persen PDB, tetap dijaga di bawah batas 3… Read More