Sidang PBB
New York – Ketidakmerataan pemberian vaksin Covid-19 yang disebabkan oleh ketersediaan stok vaksin telah mendapat perhatian dari sidang Majelis Umum PBB pada kamis, 23 September 2021 lalu. Sebagai contoh, Amerika Serikat misalnya. negara ini memiliki stok vaksin yang melimpah untuk warganya. Sementara negara lain masih harus berjuang keras mendapatkan akses ke suplay vaksin Covid-19.
Berdasarkan informasi dari Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Afrika, dari total populasi di wilayah ini, hanya 4 persen saja warga yang telah divaksinasi lengkap. Untuk itu, Presiden Amerika, Joe Biden menyatakan akan membeli 500 juta dosis vaksin Covid-19 buatan Pfizer untuk didistribusikan ke negara-negara lain.
“Dari sekitar 6 miliar dosis vaksin yang diberikan di seluruh dunia, hanya 2 persen yang diberikan di Afrika, benua berpenduduk lebih dari 1,2 miliar orang,” kata Ramaphosa seperti dikutip dari VOA.(*)
Poin Penting Volume trading tokenisasi aset di platform PINTU meningkat 45% secara bulanan pada Februari… Read More
Poin Penting Pemerintah akan melakukan efisiensi anggaran Kementerian/Lembaga untuk mencegah defisit APBN melampaui batas 3… Read More
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyindir kritik yang menyebut ekonomi Indonesia hancur dan… Read More
Poin Penting Askrindo berpartisipasi dalam Program Mudik Gratis BUMN 2026 untuk membantu masyarakat melakukan perjalanan… Read More
Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) melaporkan kinerja 57 perusahaan asuransi jiwa pada periode Januari–Desember 2025.… Read More
Poin Penting Mastercard dan CLIK Credit Bureau Indonesia menjalin kerja sama untuk memperkuat ekspansi kredit… Read More