Jakarta–Asian Development Bank (ADB) mengidentifikasi kesenjangan keahlian pada Sumber Daya Manusia (SDM) di Indonesia menjadi hambatan besar bagi pemerintah dalam merealisasikan potensi pertumbuhan ekonominya.
Kepala Perwakilan ADB di Indonesia Winfried Wicklein dalam keterangannya, di Jakarta, Kamis, 6 April 2017 menyebutkan, untuk mengatasi kesenjangan keahlian pada SDM di Indonesia, maka perlu dilakukan berbagai upaya dari pemerintah.
“Perlu upaya yang berfokus pada strategi untuk memobilisasi sumber daya pemerintah dan swasta bagi pendidikan dan pelatihan, serta meningkatkan efisiensi belanja di sektor pendidikan publik,” ujarnya.
Menurutnya, kerja sama dengan sektor swasta sangat diperlukan, agar para lulusan dapat memenuhi standar keterampilan yang dibutuhkan dan terus berubah, seiring pergerakan Indonesia menuju negara berpenghasilan menengah yang lebih tinggi. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Page: 1 2
Poin Penting BTN telah menyalurkan 6 juta unit KPR sejak 1976 hingga April 2026 dengan… Read More
Poin Penting ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab untuk mengintegrasikan pemantauan, pengelolaan, dan analisis… Read More
Poin Penting optimistis pertumbuhan KPR tetap positif dalam 3–5 tahun ke depan, dengan target peningkatan… Read More
Poin Penting ALTO Network memproses ~30 juta transaksi per hari hingga Maret 2026, dengan kontribusi… Read More
Poin Penting RUPST OCBC sepakat untuk membagikan dividen tunai Rp1,03 triliun atau Rp45 per saham… Read More
Poin Penting ALFI mendesak pemerintah melakukan harmonisasi regulasi KBLI 2025 karena dinilai memicu inefisiensi dan… Read More