Snapshot

Kerjasama Risk Management Partnership

IFG melalui Jasindo jalin kerja sama dengan Swiss Re, kerjasama Risk Management Partnership, di Jakarta, Rabu 15 Mei 2024.
Direktur Bisnis Indonesia Financial Group (IFG) Pantro P. Silitonga tengah berikan sambutan saat acara penandatanganan kerja sama risk management partnership, di Jakarta.
Direktur Bisnis Indonesia Financial Group (IFG) Pantro P. Silitonga (kanan) berbincang dengan Managing Director Public Sector Solutions Asia Pacific Swiss Re Lubomir Varbanov (kiri), Direktur Operasional Jasindo Ocke Kurniandi (kedua kiri) dan Director, Head Public Sector Solutions Asia ex China Swiss Re Wilfrid Goh (kedua kanan) memperlihatkan naskah selepas melakukan penandatanganan Kerjasama Risk Management Partnership, di Jakarta, Rabu 15 Mei 2024.

IFG , Holding BUMN Asuransi, Penjaminan, dan Investasi, melalui salah satu anggota holdingnya Jasindo menyepakati kerja sama dengan Swiss Re dalam rangka memperkuat peran Jasindo menjadi risk management partner di ekosistem BUMN.

M Zulfikar

Recent Posts

Jerat Defisit APBN: Menkeu Purbaya, Bunga Utang Menggunung dan Tax Ratio yang Rendah

Oleh: Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi Infobank Media Group JANGAN besar pasak daripada tiang. Mari… Read More

2 hours ago

GoPay Kini Bisa Tarik Tunai Tanpa Kartu di ATM BRI dan Bank BJB, Ini Caranya

Poin Penting GoPay kini bisa tarik tunai tanpa kartu di seluruh ATM BRI dan Bank… Read More

15 hours ago

Animo Tinggi, BRI Kanwil Jakarta II Tambah Kuota Mudik Gratis jadi 2.750 Pemudik

Poin Penting BRI Kanwil Jakarta II menambah kuota mudik gratis menjadi 2.750 pemudik dengan 55… Read More

15 hours ago

Proteksi Pemudik 2026, BRI Life Andalkan Produk Asuransi Digital MODI

Poin Penting BRI Life menghadirkan asuransi digital MODI-MOtraveling untuk melindungi pemudik Lebaran 2026 dari risiko… Read More

15 hours ago

Adira Finance Lepas 300 Pemudik ke Solo dan Yogyakarta, Dapat Cek Kesehatan dan Asuransi

Poin Penting Adira Finance memberangkatkan 300 pemudik dari Jabodetabek menuju Solo dan Yogyakarta melalui program… Read More

16 hours ago

BI Borong SBN Rp86,16 Triliun hingga Maret 2026, Buat Apa?

Poin Penting Bank Indonesia membeli Surat Berharga Negara (SBN) Rp86,16 triliun hingga 16 Maret 2026,… Read More

17 hours ago