Snapshot

Kerjasama pengelolaan pensiun –

[Best_Wordpress_Gallery id=”489″ gal_title=”Kerjasama pengelolaan pensiun”]

Direktur Utama Mandiri Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) Syah Amondaris dan Presiden Direktur PT Aetra Air Jakarta Mohamad Selim tengah menandatangani perjanjian kerjasama pengelolaan dana program Pensiun Iuran Pasti dan Pensiun untuk Kompensasi Pesangon di Jakarta, Kamis 29 September 2016. Mandiri DPLK  akan mengelola dana pensiun dan dana pesangon sekitar 700 karyawan PT Atetra Air Jakarta untuk memberikan tambahan nilai manfaat kepada peserta. Hingga Juni 2016, Mandiri DPLK mengelola  dana pensiun dan dana pensiun untuk 93.182 peserta dari kepersertaan secara pribadi atau group dengan total dana kelolaan sekitar Rp6,4 triliun.(Budi Urtadi)

Apriyani

Recent Posts

Trump Deklarasi Perang Besar di Iran, Ini Potensi Dampaknya ke Ekonomi RI

Poin Penting Konflik AS-Iran memicu lonjakan harga minyak dunia dari sekitar USD73 hingga berpotensi USD120-140… Read More

6 hours ago

SMF Sebut Pendanaan Rumah Subsidi Tetap Terjaga di Tengah Ketidakpastian Ekonomi

Poin Penting SMF memastikan pendanaan rumah subsidi dan FLPP tetap terjaga dan berkelanjutan meski ekonomi… Read More

6 hours ago

Istana Bantah Anggaran Pendidikan Dipangkas karena Program MBG

Poin Penting Istana memastikan anggaran pendidikan tidak dipangkas meski program Makan Bergizi Gratis (MBG) dijalankan.… Read More

6 hours ago

Kabar Baik untuk Guru Honorer, Insentif Naik dan Tunjangan Non-ASN Tembus Rp2 Juta

Poin Penting Insentif guru honorer naik menjadi Rp400.000, pertama kali meningkat sejak program berjalan sejak… Read More

7 hours ago

Industri BPD Didorong Adopsi Agentic AI untuk Akselerasi Transformasi Digital

Poin Penting Industri BPD didorong mengadopsi agentic AI untuk meningkatkan efisiensi, keamanan siber, kepatuhan, dan… Read More

8 hours ago

PLN Beri Diskon 50 Persen Tambah Daya Lewat PLN Mobile Selama Ramadan 2026

Poin Penting PLN beri diskon 50% tambah daya listrik via PLN Mobile selama 25 Februari–10… Read More

8 hours ago