Snapshot

Kerjasama Fasilitas Pembiayaan Pemilikan Properti

SEVP Bisnis Ritel dan Jaringan BNI Syariah Iwan Abdi (kiri) berbincang dengan Direktur PT Jaya Gardenpolis, Johanes Mardjuki, Direktur PT Jaya Real Property Tbk, Djuniardi Christanto dan Direktur PT Megatopmas Nusantara, Subianto Setjawardaja (kiri ke kanan) usai melakukan penandatangan kerjasama terkait penyediaan fasilitas pembiayaan pemilikan properti dan satuan rumah susun (BNI Griya iB Hasanah) di kantor PT Jaya Real Property, Tangerang Selatan, Banten, Kamis 30 Januari 2020. Dalam kerjasama ini, BNI Syariah menyediakan fasilitas pembiayaan kepemilikan rumah (BNI Griya iB Hasanah) bagi masyarakat yang ingin memiliki hunian dengan sistem syariah. Ada beberapa pilihan hunian yaitu rumah, rukan, ruko yang merupakan proyek dari PT Jaya Gardenpolis dan PT Megatopmas Nusantara serta apartemen yang merupakan proyek dari PT Jaya Real Property Tbk.

erman subekti

Recent Posts

Kinerja Himbara Turun, OJK Sebut Faktor Siklikal dan Berpotensi Rebound

Poin Penting OJK menilai penurunan kinerja bank Himbara bersifat siklikal akibat faktor global dan pelemahan… Read More

2 mins ago

Tugu Insurance Wujudkan Kepedulian terhadap Alam melalui Program Tugu Green Journey

Poin Penting Tugu Insurance menjalankan program Tugu Green Journey dengan mendaur ulang 1,7 ton limbah… Read More

53 mins ago

Kasus Dugaan PHK Mie Sedaap Didalami Menaker, Ini Perkembangannya

Poin Penting Kemnaker masih menyelidiki dugaan PHK sekitar 400 pekerja PT Karunia Alam Segar, produsen… Read More

2 hours ago

Laba CIMB Niaga (BNGA) 2025 Tumbuh Tipis jadi Rp6,93 Triliun

Poin Penting CIMB Niaga mencatat laba bersih Rp6,93 triliun pada 2025, tumbuh tipis 0,53% secara… Read More

2 hours ago

OJK dan Inggris Luncurkan Kelompok Kerja Pembiayaan Iklim, Ini Targetnya

Poin Penting OJK dan Pemerintah Inggris Raya membentuk Kelompok Kerja Pembiayaan Iklimuntuk mempercepat pembiayaan iklim… Read More

3 hours ago

IHSG Ditutup Lanjut Merosot 1,04 Persen, Ini Penyebabnya

Poin Penting IHSG ditutup turun 1,04 persen ke level 8.235,26 akibat sentimen negatif dari kebijakan… Read More

3 hours ago