[Best_Wordpress_Gallery id=”168″ gal_title=”BUMN_lindung nilai”]
Kerjasama Fasilitas Lindung Nilai
Menteri BUMN Rini Soemarno didampingi Gubernur BI Agus Martowardojo (ketiga kanan), tengah berbincang dengan Deputi Gubernur Senior Mirza Adityaswara (kedua kiri), Dirut BNI Achmad Baiquni (kedua kanan), Dirut BRI Asmawi Syam (kiri), Wadirut Bank Mandiri Sulaiman A Arianto (kanan) dan sejumlah direktur Korporasi BUMN usai penandatanganan kerjasama fasilitas lindung nilai di Kantor BI, Jakarta, Rabu 25 Mei 2016. BI bersama Kementerian BUMN dan delapan korporasi serta tiga bank BUMN melakukan penandatanganan fasilitas lindung nilai (hedging) atau FX line. Pelaksanaan hedging diharapkan dapat meningkatkan daya tahan perusahaan BUMN terhadap gejolak yang mungkin terjadi di pasar keuangan. (Erman Subekti).
Poin Penting KAI mengimbau masyarakat waspada terhadap maraknya penipuan yang mengatasnamakan rekrutmen KAI. Seluruh proses… Read More
Poin Penting Pemerintah Arab Saudi menegaskan tidak menerbitkan visa haji furoda pada penyelenggaraan haji tahun… Read More
Poin Penting BRI alihkan kepemilikan BRI-MI dan PNM-IM ke Danantara Asset Management melalui PJBB sebagai… Read More
Poin Penting Bank Dunia pangkas proyeksi ekonomi RI 2026 menjadi 4,7% dari 4,8% akibat ketidakpastian… Read More
Poin Penting Bank Banten membidik aset tumbuh ~20 persen menjadi Rp12 triliun dan laba bersih… Read More
Oleh Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi Infobank Media Group INDUSTRI jasa keuangan Indonesia dewasa ini… Read More