[Best_Wordpress_Gallery id=”470″ gal_title=”Kerjasama Citi Indonesia dan BKPM”]
(Kiri-kanan) Direktur Kerjasama Dunia Usaha Internasional Indra Darmawan, PLT Deputi Bidang Kerjasama Penanaman Modal MM Azhar Lubis, CEO Citi Indonesia Batara Sianturi, Kepala BKPM Thomas Lembong, Global Head Citi Global Subsidiaries Group Marc Merlino, dan Head of Global Subsidiaries Group Citi Indonesia Riko Tasmaya berfoto bersama usai penandatanganan kerjasama Citi Indonesia dan BKPM di Jakarta,Selasa 20 September 2016. Sebagai bentuk komitmen Citi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia saat ini dan di masa mendatang,dalam bidang promosi bersama dan pemanfaatan produk dan layanan jasa perbankan terkait dengan kegiatan penanaman modal.Citi memiliki kemampuan untuk meningkatkan konektivitas positif antara pemerintah Republik Indonesia, regulator, dan perusahaan multinasional, utamanya melalui pemanfaatan jaringan global dan kapabilitas Citi yang mengedepankan konsistensi, skalabilitas, dan keandalan.(*)
Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More
Poin Penting OJK mencatat jumlah polis asuransi kesehatan mencapai sekitar 21 juta, sebagai bagian dari… Read More
Poin Penting OJK menyoroti indikasi proyek fiktif di fintech lending dan menegaskan praktik fraud akan… Read More
Poin Penting Risiko banjir dan bencana meningkat, mendorong pentingnya proteksi aset sejak dini melalui asuransi… Read More
Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More
Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More