Snapshot

Kerja Sama Tambahan Kredit Jangka Panjang

Direktur Keuangan  PT SGMW Multifinance Indonesia Noel Krisnandar Yahja (kiri) dan Senior VP Group Corporate Banking & Corporate Finance BCA Raymond Tanuwibowo berjabat tangan usai penandatanganan fasilitas kredit jangka Panjang (tahap kedua) dari Bank Central Asia Tbk, yang dilakukan di Jakarta, beberapa waktu lalu.  Tambahan Pinjaman Kredit Jangka Panjang (sampai dengan 48 Bulan) sebesar Rp 300 milyar dari BCA ini guna mendukung kebutuhan bisnis perusahaan. BCA menjadi salah satu Bank collection dan Bank transaksi utama yang mendukung bisnis PT SGMW Multifinance Indonesia dan dengan tambahan fasilitas ini menjadi bukti bahwa Wuling Finance telah memperoleh kepercayaan yang besar dari industri perbankan di Indonesia. Pemberian tambahan fasilitas ini selain sebagai bukti kepercayaan kepada PT SGMW Multifinance Indonesia juga sebagai bukti bahwa BCA akan senantiasa hadir mendukung  pertumbuhan perekonomian Indonesia.

erman subekti

Recent Posts

Jerat Defisit APBN: Menkeu Purbaya, Bunga Utang Menggunung dan Tax Ratio yang Rendah

Oleh: Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi Infobank Media Group JANGAN besar pasak daripada tiang. Mari… Read More

1 hour ago

GoPay Kini Bisa Tarik Tunai Tanpa Kartu di ATM BRI dan Bank BJB, Ini Caranya

Poin Penting GoPay kini bisa tarik tunai tanpa kartu di seluruh ATM BRI dan Bank… Read More

14 hours ago

Animo Tinggi, BRI Kanwil Jakarta II Tambah Kuota Mudik Gratis jadi 2.750 Pemudik

Poin Penting BRI Kanwil Jakarta II menambah kuota mudik gratis menjadi 2.750 pemudik dengan 55… Read More

14 hours ago

Proteksi Pemudik 2026, BRI Life Andalkan Produk Asuransi Digital MODI

Poin Penting BRI Life menghadirkan asuransi digital MODI-MOtraveling untuk melindungi pemudik Lebaran 2026 dari risiko… Read More

14 hours ago

Adira Finance Lepas 300 Pemudik ke Solo dan Yogyakarta, Dapat Cek Kesehatan dan Asuransi

Poin Penting Adira Finance memberangkatkan 300 pemudik dari Jabodetabek menuju Solo dan Yogyakarta melalui program… Read More

15 hours ago

BI Borong SBN Rp86,16 Triliun hingga Maret 2026, Buat Apa?

Poin Penting Bank Indonesia membeli Surat Berharga Negara (SBN) Rp86,16 triliun hingga 16 Maret 2026,… Read More

16 hours ago