Direktur Eksekutif Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia, Sinthya Roesly (kedua kanan) bersama Dirjen pengembangan Ekspor Nasional, Arlinda (kanan) disaksikan Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita (kedua kiri) dan Staf Ahli Bidang Pengeluaran Negara, Kementerian Keuangan, Purwiyanto (kiri), tengah melakukan penandatanganan nota kesepahaman tentang kerja sama dalam pengembangan ekspor, di Jakarta, Rabu 23 Agustus 2017.
Pemerintah terus menginisiasi berbagai kerja sama untuk meningkatkan daya saing produk ekspor serta mendorong peningkatan jumlah pelaku usaha yang berorientasi ekspor. Ruang lingkup dan Nota Kesepahaman ini selanjutnya akan diimplementasikan meIalui perjanjian kerja sama yang kegiatannya sejalan dengan program ekspor Pemerintah dan mandat LPEI. (*) Erman
Poin Penting OJK optimistis premi asuransi tumbuh pada 2026 seiring membaiknya konsolidasi industri dan penguatan… Read More
Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More
Poin Penting Ekonomi Indonesia tumbuh 5,11% (yoy) pada kuartal IV 2025, tertinggi dalam empat kuartal… Read More
Poin Penting Pemerintah resmi menghentikan subsidi motor listrik pada 2026, melanjutkan kebijakan tanpa insentif sejak… Read More
Poin Penting OJK mencatat jumlah polis asuransi kesehatan mencapai sekitar 21 juta, sebagai bagian dari… Read More
Poin Penting OJK menyoroti indikasi proyek fiktif di fintech lending dan menegaskan praktik fraud akan… Read More