Ilustrasi: Industri asuransi/istimewa
Oleh Rizky Triputra, Anggota Komunitas Penulis Asuransi indonesia (Kupasi)
CHARTERED Insurance Institute (CII), sebuah lembaga profesi global di Inggris yang menjadi rujukan standar etika, kompetensi, dan praktik industri asuransi internasional, telah menerbitkan panduan praktis Managing Customer Vulnerability in Insurance and Personal Finance pada 19 November 2025. Panduan ini dirancang sebagai kerangka berpikir dalam menghadapi perubahan lanskap perlindungan konsumen (tertanggung, pemegang polis, dan penerima manfaat).
Rujukan ini menjadi relevan karena posisinya menjembatani tuntutan kebijakan publik yang ter mak tub dalam prinsip regu lasi Consumer Duty dari Financial Conduct Authority (FCA) Inggris dan realitas operasional industri. Melalui panduan tersebut, CII mengajak industri melihat ulang apakah praktik asuransi yang secara teknis patuh benar-benar memberikan perlindungan yang bermakna ketika tertanggung berada dalam kondisi paling lemah.
Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More
Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More
Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More
Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More
Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More
Poin Penting IHSG melonjak 4,42% ke level 7.279, dengan mayoritas saham (623) ditutup menguat. Seluruh… Read More