Ilustrasi: Industri asuransi/istimewa
Oleh Rizky Triputra, Anggota Komunitas Penulis Asuransi indonesia (Kupasi)
CHARTERED Insurance Institute (CII), sebuah lembaga profesi global di Inggris yang menjadi rujukan standar etika, kompetensi, dan praktik industri asuransi internasional, telah menerbitkan panduan praktis Managing Customer Vulnerability in Insurance and Personal Finance pada 19 November 2025. Panduan ini dirancang sebagai kerangka berpikir dalam menghadapi perubahan lanskap perlindungan konsumen (tertanggung, pemegang polis, dan penerima manfaat).
Rujukan ini menjadi relevan karena posisinya menjembatani tuntutan kebijakan publik yang ter mak tub dalam prinsip regu lasi Consumer Duty dari Financial Conduct Authority (FCA) Inggris dan realitas operasional industri. Melalui panduan tersebut, CII mengajak industri melihat ulang apakah praktik asuransi yang secara teknis patuh benar-benar memberikan perlindungan yang bermakna ketika tertanggung berada dalam kondisi paling lemah.
Forum Pemimpin Redaksi (Pemred) bersinergi dalam diskusi bertema "Peran Masjid Istiqlal di Era Transformasi Digital… Read More
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggelar pertemuan tahunan industri jasa keuangan yang digelar rutin untuk menyampaikan… Read More
Dengan adanya MyPanin, menegaskan komitmen PaninBank dalam menghadirkan aplikasi layanan perbankan digital yang komprehensif, nyaman,… Read More
Poin Penting Sempat terkoreksi 5,15 persen ke Rp1.115 saat IHSG anjlok akibat sentimen MSCI, saham… Read More
Melalui kehadiran booth ini, BCA Syariah memperkenalkan berbagai produk dan layanan perbankan syariah, yaitu mobile… Read More
Oleh: Eko B. Supriyanto, Chairman Infobank Media Group PERTUMBUHAN ekonomi kuartal IV tahun 2025 sebesar… Read More