News Update

Keren! International Speaker di PRIMA Executive Meeting 2025

Poin Penting

  • RINTIS melalui Prima Executive Gathering 2025 mendorong kolaborasi dan inovasi di ekosistem Jaringan PRIMA.
  • Acara ini menghadirkan narasumber internasional dari FIME International, regulator seperti Bank Indonesia, asosiasi ASPI dan Perbanas, hingga praktisi keuangan seperti CEO DANA dan Direktur bank-bank besar.
  • Selain sesi Best Practice dan diskusi panel, RINTIS juga menggelar PRIMA Awards 2025 dengan paparan inspiratif dari Dr. Rhenald Kasali dan presentasi metodologi penilaian oleh Chairman Infobank Media Group, Eko B. Supriyanto.

Bali – Melalui Prima Executive Gathering 2025 (Prima Executive Meeting dan PRIMA Awards), PT Rintis Sejahtera (RINTIS) mengharapkan munculnya inisiatif dan perkembangan terbaru di industri sistem pembayaran, khususnya ekosistem Jaringan PRIMA, serta terbentuknya industri sistem pembayaran yang lebih terintegrasi, adaptif, dan berdaya saing.

Itulah mengapa, di forum tahunan berkumpulnya mitra-mitra Jaringan PRIMA, RINTIS selalu menghadirkan speaker-speaker internasional, di samping speaker dari regulator, asosiasi, dan praktisi sistem pembayaran nasional.

Tahun lalu, misalnya, RINTIS menghadirkan tiga speaker internasional untuk memberikan sharing, yakni Head of Product & Scheme ConnectID Rick Iversen, CEO HiTRUST Roger Kuo, dan Managing Director IDEMIA Mehdi Elhaoussine.

Tahun ini, RINTIS kembali menghadirkan dua speaker internasional dari FIME International untuk sharing perkembangan terbaru di industri sistem pembayaran global di sesi Best Practice. Kedua narasumber itu adalah James Daniels dan Neil McEvoy. Mereka akan membawakan materi bertajuk “Payment System Sustainable Resilience and Business Opportunity Creation” serta “A Race Against Post-Quantum Cryptography”.

Baca juga: Perkuat Ketahanan Siber, RINTIS Undang Mitra Jaringan PRIMA ke Bali

Selain speaker internasion RINTIS juga akan menghadirkan narasumber dari regulator, asosiasi, dan praktisi keuangan. Dari regulator, akan hadir memberikan Keynote Opening Speech, Filianingsih Hendarta, Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI).

Sementara, dari asosiasi akan hadir Santoso, Ketua Umum Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI), dan dari praktisi akan hadir Vince Iswara, CEO DANA.

Yang tak kalah menarik dan penting, RINTIS juga akan menghadirkan akademisi dan praktisi bisnis Dr. Rhenald Khasali yang akan memberikan Keynote Closing Speech dengan tema “Peran Sistem Pembayaran Digital bagi Pertumbuhan Ekonomi dan UMKM Indonesia”.

Di sesi diskusi panel, RINTIS akan menampilkan para pemimpin industri seperti Santoso (Ketua Umum ASPI dan Direktur BCA), Anika Faisal (Sekjen Perbanas), Corina Leyla Karnalies (Direktur BNI), *Saladin Effendi (Direktur BRI), Timothy Utama (Direktur Bank Mandiri), dan Vince Iswara (CEO DANA), yang akan dipandu oleh Abraham J. Adriaansz, Wakil Presiden Direktur PT Rintis Sejahtera.

Pada acara pembukaan Prima Executive Gathering 2025, di sesi Prima Executive Meeting, dibuka oleh Iwan Setiawan, Presiden Direktur, yang akan memberikan PRIMA Services Update, dan Abraham J. Adriaansz, Wakil Presiden Direktur RINTIS, yang akan memberikan kata pengantar.

Baca juga: Transaksi Pembayaran Digital Tumbuh 39,79 Persen pada Agustus 2025

Sementara, di sesi “PRIMA Awards 2025”, Wakil Presiden Direktur RINTIS, Suryono Hidayat, akan memberikan kata sambutan, disambung dengan paparan Prof. Rhenald Kasali, Ph.DKeynote Closing Speech yang akan membawakan materi “Peran Sistem Pembayaran Digital Bagi Pertumbuhan Ekonomi dan UMKM Indonesia”.

Memasuki sesi pemberian awarding, Chairman Infobank Media Group, Eko B. Supriyanto memberikan presentasi terkait metodologi yang digunakan dalam penentuan pemenang PRIMA Awards 2025. (*) DW

Galih Pratama

Recent Posts

Purbaya Disebut Temukan Data Uang Jokowi Ribuan Triliun di Bank China, Kemenkeu: Hoaks!

Jakarta - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegaskan bahwa informasi yang menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa… Read More

2 hours ago

Lewat AKSes KSEI, OJK Dorong Transparansi dan Pengawasan Pasar Modal

Poin Penting OJK mendorong keterbukaan informasi pasar modal melalui sistem pelaporan elektronik AKSes KSEI dan… Read More

4 hours ago

Penjualan Emas BSI Tembus 2,18 Ton, Mayoritas Pembelinya Gen Z dan Milenial

Poin Penting Penjualan emas BSI tembus 2,18 ton hingga Desember 2025, dengan jumlah nasabah bullion… Read More

4 hours ago

Transaksi Syariah Card Melonjak 48 Persen, Ini Penopangnya

Poin Penting Transaksi Syariah Card Bank Mega Syariah melonjak 48% pada Desember 2025 dibandingkan rata-rata… Read More

4 hours ago

Purbaya Siapkan Jurus Baru Berantas Rokok Ilegal, Apa Itu?

Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tengah membahas penambahan satu lapisan cukai rokok untuk memberi… Read More

4 hours ago

Permata Bank Mulai Kembangkan Produk Paylater

Poin Penting Permata Bank mulai mengkaji pengembangan produk BNPL/paylater, seiring kebijakan terbaru regulator, namun belum… Read More

5 hours ago