Ekonomi dan Bisnis

Kerangka Pikir RPJPN 2025-2045 Pertimbangkan Tantangan Global

Jakarta – Kementerian PPN/Bappenas mulai menyusun rancangan awal Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025-2045. Deputi Bidang Ekonomi Kementerian PPN/Bappenas Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan, dalam penyusunan RPJPN ini Bappenas mempertimbangkan tantangan global ke depan yang semakin kompleks mengikuti perubahan di segala bidang.

“Megatren global yang penting dalam 20 tahun ke depan akan mengubah paradigma pembangunan global, mendorong kebijakan pro-lingkungan, adaptasi teknologi pembangunan infrastruktur konektivitas kawasan yang lebih hijau, serta penguatan sistem keuangan digital,” ujar Amalia, dalam Konsultasi Publik Rangka penyusunan RPJPN 2025-2045, Jumat, 19 Mei 2023.

Di sisi lain menurutnya, Indonesia memiliki modal dasar pembangunan dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan yang akan menjadi kekuatan dan landasan penting untuk memnangun bangsa. Indonesia memiliki bonus demografi usia produktif yang berperan penting sebagai pelaku utama pembangunan dan pertumbuhan ekonomi.

“Pada tahun 2045 diperkirakan populasi Indonesia sekitar 324 juta dan menempati posisi ke 6 dunia. Selain itu, Indonesia juga dilimpahi kekayaan alam dan maritim sebagai modal pembangunan yang penting,” katanya

Bappenas menetapkan visi Indonesia Emas 2045 menjadi negara Nusantara berdaulat, maju, dan berkelanjutan. Dalam memastikan visi tersebut tercapai, ada lima sasaran visi Indonesia Emas 2045, yaitu pendapatan perkapita setara dengan negara maju sebesar dengan GNI per kapita USD30.300, kemiskinan menuju 0%dan ketimpangan berkurang, kepemimpinan dan pengaruh di dunia internasional meningkat, daya saing sumber daya manusia meningkat, serta intensitas emisi gas rumah kaca menuju net zero emission.

“Rancangan RPJPN pun memuat 8 misi pembangunan, 17 arah pembangunan dan 45 indikator utama pembangunan, disesuaikan dengan 100 tahun Indonesia merdeka yakni 17 Agustus 2045,” ungkap Amalia. (*)

Editor: Galih Pratama

Irawati

Recent Posts

Ironi di Balik Kursi Terdakwa Kasus Sritex, Ketika Integritas Bankir Diadili Secara “Serampangan”

Oleh Tim Infobank SEMARANG, sebuah ruang pengadilan menjadi panggung sebuah drama yang memilukan sekaligus mengusik… Read More

55 mins ago

Modal Kuat dan Spin Off, OJK Optimistis Premi Asuransi Tumbuh

Poin Penting OJK optimistis premi asuransi tumbuh pada 2026 seiring membaiknya konsolidasi industri dan penguatan… Read More

2 hours ago

Teknologi Terpadu Tekan Risiko Gangguan Operasional IT

Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More

6 hours ago

Menko Airlangga Pamer Capaian Pertumbuhan Ekonomi 5,11 Persen, di Atas Negara-Negara Besar

Poin Penting Ekonomi Indonesia tumbuh 5,11% (yoy) pada kuartal IV 2025, tertinggi dalam empat kuartal… Read More

6 hours ago

Pemerintah Stop Subsidi Motor Listrik di 2026, Adira Finance: Penurunan Kredit Signifikan

Poin Penting Pemerintah resmi menghentikan subsidi motor listrik pada 2026, melanjutkan kebijakan tanpa insentif sejak… Read More

7 hours ago

Asuransi Kesehatan Kian Menguat, OJK Catat 21 Juta Polis

Poin Penting OJK mencatat jumlah polis asuransi kesehatan mencapai sekitar 21 juta, sebagai bagian dari… Read More

7 hours ago