Batam–Pengembang mancanegara asal Singapura, Keppel Land Limited (Keppel Land) melaksanakan serangkaian kegiatan pemasaran selama sepekan (15 – 27 Agustus 2017) di Kota Batam, Kepulauan Riau. Salah satunya dengan menghadirkan investor gathering Apartemen West Vista.
Kegiatan diawali dengan pelaksanaan agent gathering, pada Selasa, 15 Agustus 2017, di Ibis Style Hotel. Kemudian, mengikuti REI Expo (16 – 27 Agustus 2017) di Mega Mall Batam dan penutup, menggelar investor gathering di Radisson Hotel.
Apartemen West Vista at Puri, berlokasi di Jl Lingkar Luar Barat, Puri, Jakarta Barat diklaim Keppel Land mendapat banyak permintaan terutama dari luar Jakarta, seiring mulai membaiknya kondisi ekonomi nasional. Pihak Keppel Land, optimistis apartemen yang nilai investasi Rp2,6 triliun ini akan terserap pasar karena kebutuhan hunian vertikal berkualitas di Jakarta terus meningkat.
Goh York Lin, Presiden Keppel Land Indonesia menyatakan, Indonesia merupakan salah satu pasar pertumbuhan utama dan realisasi pembangunan apartemen West Vista at Puri merupakan wujud eksistensi Keppel Land di industri properti Indonesia.
“Kami punya rekam jejak yang sangat baik di industri properti internasional. Hal tersebut dibuktikan dari banyaknya penghargaan di beberapa negara Asia. Ini yang kami manfaatkan sebagai nilai jual kami kepada konsumen di Indonesia,” ujarnya, di sela-sela kegiatan agent gathering. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Page: 1 2
Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More
PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More
Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More
UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More