Jakarta–Keppel Land, lini bisnis Grup Keppel asal Singapura yang fokus di sektor properti menargetkan perampungan hunian West Vista pada 2018.
West Vista yang berlokasi di Jakarta Barat tersebut, diklaim strategis dan terintegrasi oleh jaringan utama transportasi serta fasilitas pendukung lainnya, termasuk pusat perbelanjaan dan sekolah internasional, serta Bandara Internasional Soekarno-Hatta yang dapat ditempuh dengan 20 menit berkendara.
Dibangun di atas lahan seluas 3 hektar, West Vista akan memiliki 2 tower setinggi 45 lantai dengan jumlah unit 2,855. West Vista menawarkan tiga tipe unit apartemen, yakni studio unit, 1-kamar apartemen, dan 2-kamar apartemen dengan luas bervariasi antara 30-65m2.
Keppel Land sudah memulai pembangunan West Vista tahap 1 yang ditargetkan akan rampung pada pertengahan 2018, dan saat ini konstruksi sudah mencapai lantai 21.
“Kami benar-benar mengutamakan kenyamanan dan kualitas hidup yang tinggi bagi penghuni. Karena itu, beragam fasilitas seperti Aqua Gym yang pertama di Jakarta, club house, pusat kebugaran, sky garden, area yoga, serta roof garden tersedia lengkap di West Vista,” jelas Sam Moon Thong, Presiden Keppel Land Indonesia dalam keterangannya yang diterima redaksi di Jakarta, hari ini.
Untuk menambah kenyamanan penghuni, lanjutnya, kompleks apartemen ini menyediakan area parkir yang lebih memadai dibanding apartemen lainnya di wilayah Jakarta Barat.
Untuk mencapai pembangunan sesuai dengan tujuan di atas, Keppel Land menunjuk PT. Acset Indonusa, Tbk (ACSET) sebagai kontraktor utama. ACSET merupakan perusahaan konstruksi terintegrasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Dengan pengalaman lebih dari 20 tahun, ACSET merupakan salah satu kontraktor terkemuka di Indonesia.
“Kami yakin akan kemampuan mereka menampilkan standar Keppel Land dalam menghadirkan produk properti berkualitas,” tutup Sam Moon Thong. (*)
Editor: Paulus Yoga
Poin Penting IHSG ditutup turun 0,53 persen ke level 8.103,87, dengan mayoritas saham terkoreksi (349… Read More
Poin Penting Seorang siswa SD di NTT bunuh diri karena orang tuanya tak mampu membeli… Read More
Poin Penting Bank Mandiri membukukan laba bersih Rp56,3 triliun pada 2025, ditopang pertumbuhan kredit 13,4… Read More
Poin Penting Keberadaan debt collector berperan sebagai credit collection support yang menjaga likuiditas, menekan risiko… Read More
Poin Penting Aset kelolaan DPLK Avrist tumbuh 9,24% menjadi Rp1,32 triliun hingga Desember 2025, dengan… Read More
Poin Penting Prabowo dinilai realistis menyikapi keikutsertaan Indonesia di Board of Peace, yang saat ini… Read More