Legacy Lead of ASEAN QR Code, Pandu Patria Sjahrir mengungkap, QRIS antarnegara dengan Singapura diimplementasikan awal tahun 2024. (Foto: Irawati)
Jakarta – Wakil Direktur Utama PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Aftech, Pandu Sjahrir, dikabarkan masuk dalam struktur pengurus Badan Pengelola (BP) Investasi Daya Anagata Nusantara atau Danantara.
Kabar ini mencuat setelah Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, memosting di akun Instagram pribadinya, @maruararsirait, dan menyebut Pandu, yang juga merupakan keponakan Luhut Binsar Pandjaitan (Ketua Dewan Energi Nasional/DEN), sebagai ‘Bos’ Danantara.
“Diskusi dengan Pak Pandu Bos Danantara, untuk pembiayaan perumahan. Semoga bermanfaat untuk rakyat Indonesia sesuai arahan Bapak Presiden Prabowo,” tulis Maruarar dalam unggahannya.
Baca juga: Meluncur Maret 2025, Wamen Tiko Ungkap Tengah Persiapkan Pembagian Tugas Danantara
Menanggapi kabar tersebut, Wakil Menteri BUMN, Kartika Wirjoatmodjo, memilih untuk tidak memberikan komentar.
“Nggak, no comment, no comment,” ujar Tiko kepada wartawan di acara Mandiri Investment Forum (MIF) 2025, Selasa, 11 Februari 2025.
Tiko menjelaskan bahwa saat ini pihaknya masih merampungkan detail pembagian tugas di tubuh BP Danantara. Ia juga menyebut bahwa Danantara ditargetkan akan diluncurkan pada Maret 2025.
“Belum, belum, belum lagi didetailkan (pembagian tugas Danantara),” tambahnya.
Baca juga: Wamen BUMN Pastikan Danantara Bakal Diluncurkan Bulan Depan
Lebih lanjut, Tiko mengungkapkan bahwa fokus investasi Danantara masih dalam tahap kajian. Meski begitu, arah investasi dipastikan akan selaras dengan program Asta Cita dari pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
“Lagi dipelajari tentunya kan fokusnya pasti akan searah dengan fokus investasi pemerintah ke depan. Seperti yang tadi saya paparkan kan dari mulai pangan, perumahan, energi, dan sebagainya. Jadi pasti align dengan program Asta Cita dan juga program transformasi BUMN ke depan,” ungkapnya. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting Bank KBMI 3 berada di tengah tekanan bank raksasa KBMI 4 dan bank… Read More
Poin Penting Porsi saham free float Permata Bank sekitar 10 persen, telah melampaui ketentuan minimum… Read More
Poin Penting BEI mulai pilot project kenaikan free float 15 persen dengan menyasar 49 emiten… Read More
Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan ekonomi Indonesia sepanjang tahun 2025 tumbuh 5,11 persen… Read More
Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memproyeksikan nilai restitusi pajak pada 2026 sebesar Rp270 triliun. Proyeksi… Read More
Poin Penting: Pertumbuhan Ekonomi Kuartal IV-2025 Indonesia tumbuh 5,39% yoy, lebih tinggi dari kuartal III-2025… Read More