News Update

Kepolisian Bekuk 5 Pelaku Skimming Nasabah BRI

Jakarta – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) berkerjasama dengan pihak Kepolisian dan Bareskrim terus melakukan penyelidikan terhadap kasus yang menimpa beberapa nasabahnya yang dananya telah hilang beberapa waktu lalu.

Hingga saat ini, berdasarkan sumber kepolisian Daerah Metro Jaya (16/3) pihak kepolisian telah berhasil menangkap pelaku sindikat “skimming” atau tindakan mencuri data kartu kredit dan debit dengan cara menyalin informasi yang terdapat pada strip magnetik kartu secara ilegal yang membobol saldo nasabah BRI di sejumlah wilayah Indonesia.

Tercatat lima pelaku yang terdiri atas tiga warga negara Rumania, seorang warga negara Hungaria, dan seorang warga negara Indonesia (WNI) telah ditangkap pihak kepolisian. Kelima nama tersebut ialah Caitanovici Andrean Stepan asal Rumania, Raul Kalai als Lucian Meagu asal Rumania, Ionel Robert Lupu asal Rumania, Ferenc Hugyec asal Hungaria, dan Milah Karmilah asal Indonesia.

Baca juga: Dana Nasabah Raib, BI Desak BRI Percepat Migrasi Kartu Chip

Kelima tersangka tersebut ditangkap di wilayah Serpong, Tangerang serta Lombok Tengah, NTB. Adapun modus operandi yang dilakukan pelaku ialah tersangka sejak bulan Juli 2017 membuat alat skimmer dan seperangkat alat pendukung lainnya kemudian memasangnya di berbagai Atm di sekitar wilayah Bali, Bandung, Jogjakarta, Tangerang, dan Jakarta.

Sementara pihak BRI terus mengimbau nasabah dan masyarakat untuk selalu waspada dalam bertransaksi perbankan pada kemudian hari. Pihaknya juga mengaku akan mengganti seluruh kerugian nasabah dalam kasus tersebut.

“BRI akan mengganti seluruh kerugian nasabah jika nasabah yang mengalami kerugian yang bukan disebabkan oleh kelalaian nasabah sesuai dengan mekanisme penggantian kerugian,” ungkap Direktur Konsumer Bank BRI Handayani.

Suheriadi

Recent Posts

IHSG Sesi I Ditutup Anjlok 2,83 Persen ke Posisi 7.874, Seluruh Sektor Tertekan

Poin Penting IHSG lanjut melemah tajam – Pada sesi I (6/2), IHSG ditutup turun 2,83%… Read More

10 mins ago

Moody’s Pangkas Outlook RI Jadi Negatif, Airlangga: Perlu Penjelasan Soal Peran Danantara

Poin Penting Moody’s menurunkan outlook Indonesia dari stabil menjadi negatif, namun mempertahankan sovereign credit rating… Read More

20 mins ago

Outlook Negatif dari Moody’s Jadi Alarm Keras untuk Kebijakan Prabowo

Poin Penting Penurunan outlook dari stabil ke negatif dinilai Celios sebagai peringatan terhadap arah kebijakan… Read More

47 mins ago

Danamon Pede AUM Tumbuh 20 Persen di 2026, Ini Pendorongnya

Poin Penting Danamon targetkan AUM wealth management tumbuh 20 persen pada 2026, melanjutkan capaian 2025… Read More

2 hours ago

Moody’s Pangkas Outlook Indonesia dari Stabil Jadi Negatif

Poin Penting Moody’s menurunkan outlook utang Indonesia dari stabil menjadi negatif, namun tetap mempertahankan peringkat… Read More

2 hours ago

Fundamental Solid, Bank Mandiri Perkuat Intermediasi dan Peran sebagai Mitra Strategis Pemerintah

Poin Penting Di tengah pertumbuhan ekonomi nasional 5,11 persen pada 2025, Bank Mandiri mencatatkan aset… Read More

3 hours ago