News Update

Kepercayaan Konsumen di ASEAN Terangkat Anak Muda

Jakarta – Berdasarkan temuan terbaru dari Mastercard Index of Consumer Confidence, optimisme generasi muda di kawasan ASEAN turut mengangkat tingkat kepercayaan konsumen, sementara itu sentimen di kalangan kelompok konsumen yang lebih tua lebih bersifat konservatif.

Berdasarkan laporan riset Mastercard, Rabu, 17 Mei 2017, menjelang penyelenggaraan World Economic Forum di ASEAN, Mastercard telah meluncurkan Mastercard Index of Consumer Confidence yang menunjukkan bahwa generasi milenial di kawasan ASEAN (berumur antara 18 – 29 tahun) memiliki pandangan yang sangat optimis untuk enam bulan kedepan (75 poin), sementara anggota Generasi X, yang berusia di atas 30 tahun, memperlihatkan angka yang lebih rendah (69,5 poin).

Akan tetapi, secara keseluruhan terdapat perbedaan yang dalam mengenai tingkat kepercayaan di antara negara-negara yang berbeda di kawasan ASEAN.

Tuan rumah World Economy Forum (WEF) ASEAN, Kamboja, konsumen yang berusia di bawah 30 tahun (95,4 poin) merupakan kelompok yang paling optimis dibandingkan dengan negara lainnya, sementara kelompok konsumen di Malaysia yang berusia di bawah 30 tahun merupakan kelompok konsumen yang paling pesimis (42,6 poin).

Selain itu, kelompok usia di atas 30 tahun di Kamboja dan Myanmar menduduki posisi yang setara (92 poin) sebagai kelompok paling optimis, sementara masyarakat berusia di atas 30 tahun di Singapura memiliki  tingkat kepercayaan diri paling rendah (22,7 poin).

Meskipun demikian, tingkat optimisme selama enam bulan ke depan mengindikasikan adanya pertumbuhan yang stabil di seluruh negara. Tingkat kepercayaan diri konsumen yang berusia di bawah 30 tahun bertumbuh sebesar 1,5 poin, sementara konsumen yang berusia di atas 30 tahun mengalami peningkatan sebes

Dwitya Putra

Recent Posts

Proteksi Pemudik 2026, BRI Life Andalkan Produk Asuransi Digital MODI

Poin Penting BRI Life menghadirkan asuransi digital MODI-MOtraveling untuk melindungi pemudik Lebaran 2026 dari risiko… Read More

1 hour ago

BI Borong SBN Rp86,16 Triliun hingga Maret 2026, Buat Apa?

Poin Penting Bank Indonesia membeli Surat Berharga Negara (SBN) Rp86,16 triliun hingga 16 Maret 2026,… Read More

3 hours ago

BI Tegaskan Beli Tunai Dolar AS Tak Dibatasi, Ini Aturan Barunya

Poin Penting BI menegaskan tidak membatasi transaksi valuta asing, tetapi memperketat kewajiban dokumen underlying untuk… Read More

3 hours ago

BI Guyur Insentif KLM Rp427,1 Triliun di Awal Maret, Ini Porsi Himbara-Bank Asing

Poin Penting Bank Indonesia menyalurkan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) Rp427,1 triliun ke perbankan hingga minggu… Read More

4 hours ago

BNI Berangkatkan 7.000 Pemudik dalam Program Mudik Gratis BUMN 2026

Poin Penting Bank Negara Indonesia (BNI) memberangkatkan lebih dari 7.000 pemudik dalam Program Mudik Gratis… Read More

4 hours ago

Sambut Libur Panjang Nyepi dan Idul Fitri, Bank Raya Imbau Masyarakat Cermat Bertransaksi

Poin Penting Bank Raya memastikan layanan digital tetap optimal selama libur Hari Raya Nyepi 2026… Read More

4 hours ago