Ilustrasi: Dolar makin menguat pasca kemenangan Donald Trump di Pilpres 2024. (Foto: istimewa)
Jakarta–Bank Indonesia (BI) mengaku, kepercayaan investor global terhadap Indonesia masih sangat tinggi. Hal ini tercermin pada arus dana asing yang masuk ke Indonesia (capital inflow) terus mengalami peningkatan.
Gubernur BI, Agus DW Martowardojo, di Jakarta, Jumat, 4 Agustus 2017 mengatakan, dana asing yang masuk ke Indonesia per akhir Juli 2017 mencapai Rp131 triliun, meningkat dibandingkan dengan bulan sebelumnya yakni Rp124 triliun.
Namun demikian, kata dia, jumlah dana asing yang masuk ke Indonesia per Juli 2017 yang sebesar Rp131 triliun tersebut lebih rendah bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya di periode yang sama yakni mencapai Rp134 triliun.
Baca juga: Jokowi Minta BEI Maksimalkan Dana Asing
“Akan tetapi, Kalau kita lihat dana asing yang masuk sampai Rp130 triliun tersebut menunjukkan kepercayaan investor kepada Indonesia,” ujarnya.
Lebih lanjut dia mengungkapkan, bahwa dana asing yang masuk tersebut masuk melalui surat utang negara (SUN) hingga surat utang korporasi dan melalui pasar modal. BI optimis dana asing yang masuk ke Indonesia terus meningkat.
Menurutnya, negara berkembang seperti Indonesia dan India merupakan negara berkembang yang masih diminati oleh investor global untuk menanamkan modalnya. Terlebih, Indonesia memiliki indikator perekonomian yang sangat baik. (*)
Editor: Paulus Yoga
Poin Penting Bank Mandiri memastikan Livin’ by Mandiri tetap stabil dan beroperasi 24 jam untuk… Read More
Poin Penting Pemerintah menetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret… Read More
Poin Penting Bank Mandiri memberangkatkan lebih dari 10.000 pemudik gratis menggunakan 215 bus ke berbagai… Read More
Poin Penting Laba bersih ASSA naik 81% menjadi Rp596,6 miliar pada 2025. Pendapatan konsolidasi mencapai… Read More
Poin Penting APLN mencatat penjualan dan pendapatan usaha Rp3,57 triliun pada 2025. Penjualan rumah tinggal… Read More
Poin Penting Kemacetan mudik di tol utamanya disebabkan bottleneck di gerbang transaksi, bukan semata lonjakan… Read More