Nasional

Kepatuhan Pajak Calon Legislatif Jadi Sorotan Utama

Jakarta Memasuki tahun politik di 2019, kepatuhan pajak Calon Legislatif menjadi perhatian utama. Pasalnya, dari 261,2 juta penduduk Indonesia pada 2016, hanya 32 juta orang yang memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Sedangkan dari 32 juta orang itu hanya 22 juta orang yang menyampaikan surat pemberitahuan tahunan.

Institute for Tax Reform and Public Policy (Instep) pun menyoroti kepatuhan pajak calon legislatif yang akan bertarung dalam pemilihan legislatif 2019 mendatang. Dari data yang ada, sebanyak 7.721 orang telah mendaftarkan diri sebagai caleg baik di tingkat DPR RI, DPRD I, DPRD II, hingga DPD. Kepatuhan pajak para Caleg tentu menjadi penilaian tersendiri.

“Jika dikaji lebih dalam lagi, mungkin lebih sedikit lagi yang membayar pajak selebihnya nihil,” ujar Direktur Eksekutif Instep, Hendi Subandi dalam keterangannya seperti dikutip di Jakarta, Jumat, 14 September 2018.

Di sisi lain, dirinya juga mengusulkan agar tax clearance menjadi syarat formal sebagai calon legislatif. “Baiknya tax clearance menjadi syarat formal ketika akan mendaftarkan diri sebagai caleg di awal bukan pada saat pendaftaran ulang ketika menang,” jelas dia.

Selain itu, Instep juga menyoroti pembahasan revisi Undang Undang Ketentuan Umum Perpajakan (RUU KUP), khususnya pemisahan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dari Kementerian Keuangan yang lambat. Ini menjadi ujian bagi komitmen pemerintah dan DPR terkait dengan realiasi penerimaan pajak dan kepatuhan perpajakan.

“Sebagai warga negara yang menggunakan hak pilihnya, sudah barang tentu menunggu aksi nyata pemerintah terkait komitmen dalam peningkatan penerimaan pajak dan restrukturisasi kelembagaan pajak menjadi pertimbangan di tengah-tengah isu negatif ekonomi saat ini,” ucapnya. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Ironi di Balik Kursi Terdakwa Kasus Sritex, Ketika Integritas Bankir Diadili Secara “Serampangan”

Oleh Tim Infobank SEMARANG, sebuah ruang pengadilan menjadi panggung sebuah drama yang memilukan sekaligus mengusik… Read More

41 mins ago

Modal Kuat dan Spin Off, OJK Optimistis Premi Asuransi Tumbuh

Poin Penting OJK optimistis premi asuransi tumbuh pada 2026 seiring membaiknya konsolidasi industri dan penguatan… Read More

2 hours ago

Teknologi Terpadu Tekan Risiko Gangguan Operasional IT

Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More

6 hours ago

Menko Airlangga Pamer Capaian Pertumbuhan Ekonomi 5,11 Persen, di Atas Negara-Negara Besar

Poin Penting Ekonomi Indonesia tumbuh 5,11% (yoy) pada kuartal IV 2025, tertinggi dalam empat kuartal… Read More

6 hours ago

Pemerintah Stop Subsidi Motor Listrik di 2026, Adira Finance: Penurunan Kredit Signifikan

Poin Penting Pemerintah resmi menghentikan subsidi motor listrik pada 2026, melanjutkan kebijakan tanpa insentif sejak… Read More

6 hours ago

Asuransi Kesehatan Kian Menguat, OJK Catat 21 Juta Polis

Poin Penting OJK mencatat jumlah polis asuransi kesehatan mencapai sekitar 21 juta, sebagai bagian dari… Read More

7 hours ago