Jakarta – Pemerintah mengumumkan Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Bambang Susantono dan Wakil Kepala Otorita IKN Dhony Rahajoe mengundurkan diri dari jabatannya.
Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno dalam konferensi pers di Kantor Presiden, Jakarta, Senin, 3 Juni 2024.
Praktino mengungkapkan bahwa beberapa waktu lalu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menerima surat pengunduran diri dari Bambang Susantono dan Dhony Rahajoe.
“Beberapa waktu yang lalu, Bapak Presiden menerima surat pengunduran diri dari Dhony Rahajoe Wakil Kepala Otorita IKN. Kemudian, beberapa waktu berikutnya Bapak Presiden juga menerima surat pengunduran diri Bambang Susantono sebagai Kepala Otorita IKN,” kata Pratikno.
Baca juga: Moeldoko Bantah Dana Tapera untuk Biayai Makan Gratis dan IKN
Pratikno melanjutkan, Presiden Jokowi hari ini telah meneken surat keputusan presiden terkait pemberhentian kedua orang penting di IKN tersebut.
“Pada hari ini telah terbit Keputusan Presiden (Keppres) Tentang Pemberhentian Pak Bambang Susantono sebagai Kepala Otorita IKN dan Pak Dhony Rahajoe sebagai Wakil Kepala Otorita IKN. Disertai dengan ucapan terimakasih atas pengabdian beliau berdua,” kata Pratikno.
Diketahui, Bambang dikenal luas sebagai pakar perencanaan infrastruktur dan transportasi. Bambang juga pernah menjabat sebagai Wakil Presiden Bank Pembangunan Asia atau Asian Development Bank (ADB) dengan spesialisasi tugas urusan pengelolaan pengetahuan dan pembangunan berkelanjutan.
Baca juga: Menkeu Catat Realisasi Anggaran IKN Rp4,8 Triliun di April 2024, Ini Rincian Alokasinya
Berkat pengalamannya tersebut, Bambang dipanggil bekerja untuk pemerintahan. Dia dilantik sebagai Kepala Otorita IKN pada 22 Maret 2022.
Sedangkan, Dhony menjabat sebagai Managing Director President Office di Sinar Mas Land, sebuah perusahaan properti di Indonesia. (*)
Poin Penting Industri asuransi jiwa telah menyalurkan klaim sekitar Rp2,6 miliar kepada korban bencana di… Read More
Poin Penting AAJI mencatat industri asuransi jiwa mencatat total investasi Rp590,54 triliun pada 2025, naik… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo Subianto menekankan ekonomi syariah harus dirasakan manfaatnya langsung oleh masyarakat. Rosan… Read More
Poin Penting Klaim asuransi kesehatan naik 9,1 persen pada 2025, mencapai Rp26,74 triliun, mencerminkan meningkatnya… Read More
Poin Penting Rosan Roeslani menekankan ekonomi syariah mampu memperkuat ketahanan ekonomi Indonesia di tengah ketidakpastian… Read More
Poin Penting Wakil Presiden Ma’ruf Amin optimistis pangsa pasar ekonomi syariah Indonesia bisa melebihi 50… Read More