Jakarta – Presiden Prabowo Subianto kembali melantik sejumlah pejabat penting yang akan membantunya di pemerintahan, Selasa, 22 Oktober 2024.
Setelah melantik menteri, wakil menteri, dan kepala lembaga, kali ini giliran para penasihat presiden, utusan khusus, staf khusus, serta pimpinan badan yang dilantik.
Di antara tokoh yang dilantik termasuk figur-figur berpengalaman, yakni Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) periode 2012-2017, Muliaman Darmansyah Hadad; mantan Menteri Riset dan Teknologi, Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro; dan mantan Anggota DPR, Budiman Sudjatmiko.
Ketiga tokoh tersebut sebelumnya sempat dipanggil ke kediaman Prabowo di Kertanegara, Jakarta, sebagai calon pejabat.
Baca juga: Kabinet “Obesitas”: Semoga Mampu Tutup Kebocoran yang Capai 60-70 Persen dan Mampu Ciptakan Lapangan Kerja
Hari ini, Presiden Prabowo resmi melantik Muliaman Hadad sebagai Kepala Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara, Bambang Brodjonegoro sebagai Penasihat Khusus Presiden urusan Ekonomi, dan Budiman Sudjatmiko sebagai Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan.
Selain ketiga tokoh tersebut, ada juga nama-nama kondang yang ikut dilantik sebagai utusan khusus dan staf khusus presiden. Di antaranya, artis Raffi Ahmad, Yovie Widianto dan K.H. Miftah Maulana Habiburrahman (Gus Miftah).
Prof. Dr. H. Sunarto, S.H., M.H. – Ketua Mahkamah Agung
DR. H. Tubagus Ace Hasan Syaddzily, M. Si
Yovie Widianto – Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi Kreatif
Aris Marsudiyanto – Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus.
Mayor Jenderal TNI (Purn.) Lodewyk Pusung – Wakil Kepala Badan Gizi Nasional
Catatan Redaksi: Urutan nomor pejabat dalam artikel ini telah diperbarui pada Selasa, 22 Oktober 2024, pukul 11.35 WIB, sesuai dengan pengumuman resmi. (*)
Poin Penting Harga emas global bergerak fluktuatif dipengaruhi faktor ekonomi, inflasi, suku bunga, dan geopolitik… Read More
Poin Penting BGN meminta maaf atas insiden keamanan pangan dalam program MBG di SPPG Pondok… Read More
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pelaksanaan Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2026 berhasil menghimpun… Read More
Poin Penting WOM Finance menetapkan pembagian dividen tunai maksimal 30 persen dari laba bersih 2025,… Read More
Poin Penting BEI dan Kustodian Sentral Efek Indonesia resmi mengumumkan saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi… Read More
Poin Penting DPR menyoroti perlunya kebijakan kredit yang lebih berpihak pada masyarakat, terutama pelaku UMKM… Read More