News Update

Kenalkan LMS, Platform Kompetensi SDM Besutan LPS

Jakarta — Dalam menghadapi tantangan dunia perbankan dan menjalankan mandat baru yang diberikan kepadanya, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) meluncurkan salah satu proyek strategisnya, yaitu Learning Management System (LMS), secara virtual Selasa (08/06/2021). LMS bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan skill Sumber Daya Manusia (SDM), khususnya dalam penjaminan dan resolusi bank. 

Ketua Dewan Komisioner LPS Purbaya Yudhi Sadewa dalam sambutannya menyatakan, bahwa momentum pembelajaran ini perlu dijaga dan dimanfaatkan sebaik mungkin oleh seluruh insan LPS. “Apresiasi saya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi sejak awal sampai dengan ini diresmikan, ke depan agar semua insan LPS dapat memanfaatkan potensi yang ada, dan LPS bisa menjadi yang terdepan di sektor finansial dengan SDM nya yang mumpuni,” ujarnya.

Menurutnya LMS merupakan respon yang agile dari LPS menjawab tantangan perubahan. “Covid19, dan perkembangan teknologi informasi yang pesat mengharuskan  LPS untuk terus berinovasi. LMS adalah salah satu inovasi untuk membuat SDM di LPS tetap terlatih dan unggul di sektor finansial,” katanya lagi.

LMS adalah platform pembelajaran online dengan skema web-based dan mobile-based yang tersedia di aplikasi IOS dan Playstore. Di dalamnya tersedia berbagai konten mengenai pelatihan blended learning LPS, gamification, video pembelajaran, fitur perpustakaan dan fitur kelas online dan video conference melalui platform Bluejeans yang makin menambah variasi platform meeting/belajar daring. 

Kemudian tersedia juga fitur Forum dan chat untuk memfasilitasi para pegawai untuk berdiskusi kapan dan dimana saja termasuk dengan para subject matter expert, serta fitur Blog untuk mengakomodir para pegawai yang mempunyai minat di bidang penulisan, yang nantinya hasil karyanya dapat dibaca oleh seluruh insan LPS.

Proyek strategis ini berawal dari masa pandemi COVID-19, yang telah mengubah skema pelatihan pegawai LPS dari sebelumnya full offline lalu sebagian menjadi online. Hal tersebut mendorong semua insan LPS untuk berkreasi dalam proses bisnis di masing-masing unit kerja.

Secara bertahap evaluasi yang dilakukan pada akhir 2020, semua insan LPS bisa dan mampu mengikuti skema pelatihan secara online tanpa mengubah tujuan dan makna dari suatu pelatihan. Hasil evaluasi dan nilai pelatihan meskipun dilaksanakan secara online, menunjukkan perkembangan yang baik. 

Selain dihadiri oleh Ketua Dewan Komisioner LPS Purbaya Yudhi Sadewa dan Kepala Eksekutif LPS Lana Soelistianingsih. Peresmian virtual ini juga dihadiri oleh Anggota Dewan Komisioner LPS Didik Madiyono yang sekaligus membagikan ilmu dan pengalamannya dalam menangani Bank Century beberapa tahun silam, dan diikuti dengan animo yang tinggi dari seluruh insan LPS. (*)

Paulus Yoga

Recent Posts

IHSG Berpotensi Melemah, Ini Katalis Pemicunya

Poin Penting IHSG diproyeksi lanjut melemah pada awal pekan, dengan kisaran support di 6.800–6.915 dan… Read More

7 mins ago

Kriminalisasi Kredit Macet: Banyak Analis Kredit yang Minta Pindah Bagian dan Bahkan Rela Resign

Oleh Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi Infobank Media Group EKONOMI politik perbankan Indonesia sedang sakit.… Read More

4 hours ago

KCIC Pastikan Whoosh Aman di Tengah Cuaca Ekstrem, Sensor Berjalan Optimal

Poin Penting Kereta Whoosh sempat berhenti akibat seng di jalur, namun sensor mendeteksi dini dan… Read More

16 hours ago

RI-Jepang Teken MoU Rp384 T, DPR Soroti Realisasi di Lapangan

Poin Penting Jepang menandatangani MoU investasi senilai Rp384 triliun dengan Indonesia. Kerja sama mencakup sektor… Read More

17 hours ago

Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, RI Desak Investigasi dan Evaluasi UNIFIL

Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More

18 hours ago

Saham Bank INFOBANK15 Bergerak Variatif di Akhir Pekan, Ini Rinciannya

Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More

23 hours ago