Oleh Budi Santoso, Dosen Pengajar Akuntansi Forensik di Universitas Sebelas Maret Surakarta
INDONESIA, sebagai salah satu ekonomi terbesar di Asia, memiliki banyak Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang berperan penting dalam pembangunan ekonomi dan sosial negara. Namun, pengelolaan dan efisiensi BUMN sering kali menjadi sorotan karena berbagai masalah, mulai dari manajemen yang kurang optimal hingga isu korupsi.
Dalam rangka meningkatkan efisiensi dan transparansi pengelolaan BUMN, muncul gagasan untuk membubarkan Kementerian BUMN dan membentuk super holding BUMN yang mirip dengan model Temasek di Singapura. Tulisan ini akan menganalisis secara mendalam tentang perlunya transformasi ini dilakukan.
Bank Muamalat Indonesia mencatat kinerja yang solid untuk layanan cash management system bernama Muamalat Digital… Read More
Poin Penting BTN telah menyalurkan 6 juta unit KPR sejak 1976 hingga April 2026 dengan… Read More
Poin Penting ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab untuk mengintegrasikan pemantauan, pengelolaan, dan analisis… Read More
Poin Penting optimistis pertumbuhan KPR tetap positif dalam 3–5 tahun ke depan, dengan target peningkatan… Read More
Poin Penting ALTO Network memproses ~30 juta transaksi per hari hingga Maret 2026, dengan kontribusi… Read More
Poin Penting RUPST OCBC sepakat untuk membagikan dividen tunai Rp1,03 triliun atau Rp45 per saham… Read More