Kementerian BUMN Usul Tambahan PMN Rp2,3 Triliun

Kementerian BUMN Usul Tambahan PMN Rp2,3 Triliun

Sepuluh Anak Usaha BUMN Siap IPO di 2018
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on email
Share on linkedin

Jakarta–Sri Mulyani Indrawati, Menteri Keuangan terlihat menggantikan Menteri BUMN Rini Soemarno dalam Rapat Kerja Kementerian BUMN bersama komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pada hari ini, Kamis, 13 Juli 2017.

Pada rapat tersebut, dirinya meminta DPR agar menyetujui usulan penambahan modal BUMN sebesar Rp2,3 Triliun dalam Penyertaan Modal Negara (PMN). Adapun pemanbahkan PMN itu dimaksudkan untuk PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan PT Djakarta Llyod ( Persero).

“Dalam RAPBNP 2017 kami minta persetujuan anggaran untuk PMN tunai kepada PT KAI Rp2 triliun dan PMN nontunai ke PT Djakarta Lloyd Rp379,3 miliar,” ungkap Sri Mulyani di Kompleks DPR-RI, Jakarta, Kamis 13 Juli 2017.

Pendanaan PMN tersebut kepada PT KAI, kata Sri Mulyani, akan dipergunakan untuk Pembangunan kereta api dalam menjalankan pembangunan sarana dan prasarana proyek LRT Jabodebek.

Sedangkan untuk Djakarta Lloyd akan dipergunakan untuk memperbaiki struktur permodalan sehingga ekuitas akan menjadi positif yang berdampak perseroan akan menjadi bankable. (Bersambung ke halaman berikutnya)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Segera Daftarkan Diri Anda Menjadi Kontributor di

Silahkan isi Form di bawah ini

[ultimatemember form_id=”1287″]