Jakarta – Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) telah menetapkan pergantian Komisaris Baru di PT Asuransi Kredit Indonesia, anggota Holding BUMN Perasuransian dan Penjaminan, Indonesia Financial Group (IFG).
Keputusan itu tertuang dalam SK Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor: SK-13/MBU/01/2021 dan SK Direktur Utama PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (Persero) Nomor : 01/SK-DIR/RUPS-AP/BPUI/I/2021 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota-anggota Dewan Komisaris PT Asuransi Kredit Indonesia.
Kementerian BUMN melakukan pergantian satu Komisaris, menjadi dua Komisaris Independen. Posisi Komisaris Independen saat ini dijabat oleh Heru Kreshna Reza dan Kemal Arsjad, menggantikan pejabat sebelumnya Iskandar Simorangkir.
“Pemegang saham menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada Komisaris yang telah selesai bertugas atas kerja keras, dedikasi serta kontribusi bagi kemajuan PT Askrindo selama memangku jabatan,” seperti dikutip dari keterangan Askrindo, Rabu, 20 Januari 2021.
Manajemen berharap Komisaris yang baru dapat membawa PT Askrindo menjadi perusahaan penanggung risiko yang unggul dengan layanan global guna mendukung perekonomian nasional. (*)
Poin Penting Pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai Rp316 triliun pada 2025, tumbuh 8% yoy, terdiri… Read More
Poin Penting Aset industri pembiayaan 2025 terkontraksi 0,01 persen, dengan pertumbuhan piutang hanya 0,61 persen,… Read More
Poin Penting Juda Agung resmi dilantik sebagai Wakil Menteri Keuangan, menggantikan Thomas Djiwandono yang menjadi… Read More
Poin Penting Maraknya penagihan intimidatif berdampak pada kebijakan perusahaan pembiayaan, yang kini memperketat prinsip kehati-hatian… Read More
Poin Penting Bank Mandiri menargetkan pertumbuhan kredit 2026 di atas rata-rata industri, sejalan dengan proyeksi… Read More
Info Penting Jual beli kendaraan STNK only dinyatakan ilegal, karena BPKB adalah satu-satunya bukti kepemilikan… Read More