News Update

Kementerian BUMN Siapkan Tim Negosiasi Freeport

Jakarta–Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) telah mengusulkan pembentukan tim negosiasi untuk mengambil 51 persen saham divestasi PT Freport Indonesia.

Baca juga: Pemerintah Optimis Kelola Pertambangan Freeport

Staf Khusus Menteri BUMN, Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan, saat ini kementerian BUMN tengah membentuk tim khusus yang direkrut dari sejumlah pejabat teras di Kementerian BUMN dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Dan tinggal menunggu tanggapan serta pengesahan dari Kementerian ESDM.

“Kita di BUMN sudah siap untuk pembentukan Tim hanya tunggu formalnya, dan tunggu ESDM untuk tim negosiasi,” kata Budi Gunadi Sadikin, dalam acara Executive Leadership Program BUMN di Jakarta, Kamis, 13 April 2017. (Bersambung ke halaman berikutnya)

Page: 1 2

Suheriadi

Recent Posts

BCA Siapkan Uang Tunai Rp65,7 Triliun Selama Lebaran 2026

Poin Penting BCA menyiapkan Rp65,7 triliun uang tunai untuk memenuhi kebutuhan transaksi nasabah selama Ramadan… Read More

23 mins ago

Bank Mandiri Apresiasi Perpanjangan Penempatan Dana SAL hingga September 2026

Poin Penting Bank Mandiri apresiasi perpanjangan dana SAL hingga September 2026 untuk memperkuat likuiditas dan… Read More

51 mins ago

Membaca Data Sritex: Antara Fakta Keuangan dan Narasi Kriminalisasi Bankir BPD

Oleh Tim Infobanknews/The Asian Post SIDANG kredit macet PT Sri Rejeki Isman Tbk atau Sritex,… Read More

3 hours ago

Satgas PKH Segel Tambang Nikel Ilegal PT Mineral Trobos

Poin Penting Satgas PKH menyegel area operasional PT Mineral Trobos di Maluku Utara karena dugaan… Read More

7 hours ago

Konsisten Tambah Modal, Amar Bank Siap Naik Kelas ke KBMI 2

Poin Penting PT Bank Amar Indonesia Tbk menyatakan siap memenuhi ketentuan permodalan baru jika OJK… Read More

8 hours ago

Strategi Investasi AXA Mandiri Hadapi Volatilitas Pasar

Poin Penting AXA Mandiri menjaga stabilitas permodalan melalui pengawasan ketat terhadap rasio solvabilitas (Risk Based… Read More

8 hours ago