Kementerian BUMN Tunda Peluncuran LinkAja
Jakarta– Kementerian BUMN
membantah dengan tegas kabar mengenai aksi korporasi pengakusisian antara Jiwasraya terhadap Bank BRI.
Hal tersebut disampaikan oleh Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Survei dan Konsultan Kementerian BUMN Gatot Tri Hargo seusai menghadiri kerjasama antara Bank BTN dan PNM. Gatot menyebut, hingga saat ini Jiwasraya masih dalam proses penyehatan bisnis.
“Keliru, jadi Jiwasraya nanti akan mengambil saham dari anak yayasan perusahaan ya mau dicoba, yang penting BRI tidak akusisi Jiwasraya,” kata Gatot di Kantor Kementerian BUMN Jakarta, Senin 22 April 2019.
Gatot menambahkan, nantinya Jiwasraya juga disiapkan untuk dapat melaksanakan Holding Asuransi yang akan dilaksanakan paling cepat pada tahun ini.
“Holding asuransi segera tahun ini, semua berjalan beriringan,” tambah Gatot.
Selain itu, Jiwasraya juga disebut akan menerbitkan surat utang menengah atau MTN senilai Rp 500 miliar. Upaya tersebut sebagai startegi mendapatkan dana segar untuk membayar tunggakan polis jatuh tempo kepada para nasabah. (*)
Poin Penting Ekspor Indonesia ke Timur Tengah hanya sekitar 4,2% dari total ekspor, sehingga dampak… Read More
Poin Penting Bank Mandiri memastikan Livin’ by Mandiri tetap stabil dan beroperasi 24 jam untuk… Read More
Poin Penting Pemerintah menetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret… Read More
Poin Penting Bank Mandiri memberangkatkan lebih dari 10.000 pemudik gratis menggunakan 215 bus ke berbagai… Read More
Poin Penting Laba bersih ASSA naik 81% menjadi Rp596,6 miliar pada 2025. Pendapatan konsolidasi mencapai… Read More
Poin Penting APLN mencatat penjualan dan pendapatan usaha Rp3,57 triliun pada 2025. Penjualan rumah tinggal… Read More