Corporate Secretary BNI Kiryanto mengungkapkan, penyerahan bantuan ini merupakan salah satu bentuk komitmen BNI dalam mendukung Program Kesejahteraan Sosial Anak (PKSA) dari Kementerian Sosial. Dukungam atas PKSA ini juga merupakan bentuk pemenuhan amanat Undang Undang Dasar 1945 yaitu menghendaki kehadiran Negara dalam memelihara Fakir Miskin dan Anak Terlantar.
“Melalui TASA, BNI menunjukan bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan kesetaraan dalam mengakses produk-produk perbankan, termasuk diantaranya anak-anak terlantar. Melalui program ini BNI sebagai salah satu bank pemerintah menegaskan fungsinya sebagai agent of development,” ujar Kiryanto.
TASA diterbitkan sebagai produk kolaborasi BNI, OJK dan Kementerian Sosial RI yang didesain untuk meningkatkan akses anak-anak dalam mendapatkan dana bantuan pemerintah, sekaligus sebagai sarana pendidikan dan pembentukan karakter anak-anak untuk gemar menabung. Peran BNI dalam kolaborasi ini adalah memastikan adanya nilai tambah yang dapat diterima oleh anak-anak pemilik TASA, yaitu memberikan kemudahan bagi anak-anak tersebut untuk menabung melalui pemberian rekening yang dilengkapi berbagai fasilitas perbankan.
“Penyerahan bantuan melalui TASA di Gunung Kidul tersebut, adalah merupakan bagian dari sekitar 23.000 anak di Indonesia yang ditargetkan menjadi penerima TASA melalui BNI pada tahun 2017,” tutur Kiryanto. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Poin Penting Presiden Prabowo bertemu tokoh dan ormas Islam di Istana untuk berdiskusi dan menampung… Read More
Poin Penting Pemerintah menanggapi peringatan MSCI dengan berkomitmen meningkatkan transparansi pasar modal, termasuk terkait porsi… Read More
Poin Penting IHSG ditutup menguat 2,52 persen ke level 8.122,59 pada perdagangan 3 Februari 2026.… Read More
Jakarta - Jalan terjal yang dilalui bank-bank KBMI 2 belakangan ini kelihatannya terasa makin berat.… Read More
Poin Penting Platform emas digital JWR runtuh dan membekukan dana investor hingga puluhan triliun rupiah… Read More
Poin Penting Survei Jobstreet by Seek menunjukkan 82 persen pekerja Indonesia merasa bahagia atau sangat… Read More