Jakarta— Meski penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) tahun 2015 hanya mencapai 75,8% dari target Rp30 triliun, tahun ini Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop UKM) meyakini target KUR akan tercapai. Seperti diketahui tahun ini Pemerintah mengalokasikan KUR sebesar Rp100 triliun, atau lebih dari tiga kali lipat dibanding target tahun lalu.
Deputi Bidang Pembiayaan Kemenkop UKM Braman Setyo mengatakan, tahun ini kondisinya berbeda dengan penyaluran KUR tahun lalu yang hanya efektif berjalan kurang dari empat bulan. Selain itu, seluruh regulasi yang diperlukan juga sudah disetujui dan tinggal menerbitkan.
“untuk 2016 ini semua sudah running, dan siap semua, baik itu Kepres, peraturan menteri, semua sudah ada perubahan, makanya per tanggal 4, bank sudah bisa menyalurkan dengan bunga 9%,” kata Braman di Jakarta, Selasa 5 Januari 2015.
Seperti diketahui, selain menargetkan penyaluran lebih besar, tahun ini Pemerintah juga kembali memotong bunga KUR dari 12% menjadi 9%. Braman juga mengatakan, untuk mencapai target tahun ini, Pemerintah akan melibatkan lebih banyak bank penyalur KUR. Bahkan, Pemerintah juga mulai akan melibatkan lembaga keuangan non bank seperti perusahaan pembiayaan dan modal ventura.
Pemerintah juga siap menambah alokasi KUR dari Rp100 triliun menjadi Rp120 triliun jika dibutuhkan. Tahun ini penerima alokasi KUR terbesar tetap PT Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk (BRI) sebesar Rp67,5 triliun, disusul PT Bank Mandiri (Persero), Tbk (Bank Mandiri) sebesar Rp13 triliun, kemudian PT Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk (BNI) sebesar Rp12 triliun, Bank Umum lain Rp4 triliun, Bank Pembangunan Daerah (BPD) sebesar Rp2,5 triliun, dan untuk Lembaga Keuangan Non Bank Rp1 triliun.(*) Ria Martati
Poin Penting: MK memutuskan hanya BPK yang berwenang menghitung kerugian negara dalam perkara korupsi. KPK… Read More
Poin Penting OJK telah memblokir 33.252 rekening terindikasi judi online, meningkat dari sebelumnya 32.556 rekening.… Read More
Poin Penting OJK mencatat 53 rencana penawaran umum hingga Maret 2026, dengan 15 perusahaan di… Read More
Poin Penting Marak jasa joki Coretax di media sosial dengan tarif Rp50–100 ribu, memanfaatkan kesulitan… Read More
Poin Penting OJK kaji universal banking, yakni integrasi layanan keuangan (perbankan, asuransi, investasi, fintech) dalam… Read More
Poin Penting IHSG dibuka menguat 0,19 persen ke level 7.002,69 pada awal perdagangan, berbalik dari… Read More