Nasional

Kemenkop Gandeng BPJS Kesehatan, 30.000 Kopdes Disiapkan Layani Kesehatan Warga Desa

Poin Penting

  • Kemenkop dan BPJS Kesehatan teken MoU untuk perluas layanan kesehatan di desa.
  • Kopdes Merah Putih akan jadi pusat layanan, termasuk apotek dan klinik.
  • Target awal menjangkau hingga 30 juta masyarakat desa.

Jakarta – Kementerian Koperasi Republik Indonesia (Kemenkop) menjalin kerja sama strategis dengan BPJS Kesehatan untuk memperluas akses layanan kesehatan hingga ke tingkat desa.

Kolaborasi ini mendorong Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih menjadi garda terdepan dalam penyediaan layanan kesehatan, termasuk apotek dan klinik di wilayah pedesaan.

Sekretaris Kementerian Koperasi (SesKemenkop), Ahmad Zabadi, menyatakan bahwa kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari Nota Kesepahaman (MoU) yang telah ditandatangani antara Menteri Koperasi dan Direktur Utama BPJS Kesehatan pada 23 Desember 2024.

Ia mengungkapkan rencana peluncuran operasional 30.000 Kopdes Merah Putih pada Agustus 2026, yang berpotensi menjangkau sekitar 30 juta masyarakat desa.

“Kalau kita hitung rata-rata anggotanya seribu orang saja, berarti minimal ada 30 juta masyarakat desa dan kelurahan yang akan terfasilitasi di tahap pertama,” ujar Ahmad Zabadi, dalam keterangannya, Selasa, 7 April 2026.

Baca juga: Kemenkop Luruskan Isu Bentrokan Desa yang Dikaitkan Kopdes Merah Putih

Ia menambahkan, potensi cakupan ini masih sangat luas mengingat terdapat total 83.393 desa dan kelurahan di seluruh Indonesia. Jika seluruh wilayah tersebut memiliki koperasi dengan rata-rata 1.000 anggota, maka terdapat lebih dari 80 juta orang yang harus dipastikan mendapatkan hak layanan kesehatan.

Koperasi sebagai Sentra Layanan Kesehatan

Zabadi menegaskan koperasi ke depan tidak hanya berperan di sektor ekonomi, tetapi juga menjadi pusat layanan kesehatan masyarakat.

“Gerai apotek dan klinik akan menjadi bagian penting. Kami ingin memastikan masyarakat desa bisa mendapatkan akses obat-obatan dan layanan kesehatan melalui apotek Koperasi Desa Kelurahan Anggota Putih,” jelasnya.

Kolaborasi juga melibatkan sinergi dengan BUMDes untuk memperkuat layanan di tingkat lokal.

Baca juga: Kemenkop Dorong Proyek Fiber Optik Jadi Penopang Internet Kopdes Merah Putih

Dorong Kepesertaan BPJS dan Perluas JKN

Sementara itu, Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, mengungkapkan bahwa saat ini cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) telah mencapai 98 persen dari total penduduk Indonesia.

“Hari ini kita melakukan penandatanganan MoU untuk bisa bekerja sama dalam rangka melaksanakan program JKN bisa sampai ke desa, masuk ke ekosistem Koperasi Merah Putih, kemudian ke ekosistem MBG dan SPPG ke daerah-daerah,” tandasnya. (*)

Editor: Galih Pratama

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

Rupiah Babak Belur, Misbakhun Kritik Kebijakan BI yang Konvensional

Poin Penting Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menilai BI masih menggunakan pendekatan konvensional… Read More

27 mins ago

Bank Mandiri Mau Gelar RUPST 29 April 2026, Simak Agenda Lengkapnya

Poin Penting PT Bank Mandiri (Persero) Tbk akan mengadakan RUPST tahun buku 2025 pada 29… Read More

1 hour ago

Siap-Siap! Bea Cukai Buka 300 Formasi CPNS Lulusan SMA Bulan Depan

Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan membuka rekrutmen CPNS untuk 300 lulusan SMA/sederajat… Read More

2 hours ago

Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah, Begini Respons BI

Poin Penting Rupiah ditutup melemah 70 poin (0,41 persen) ke Rp17.105 per dolar AS, menjadi… Read More

2 hours ago

CIMB Perluas Segmen Affluent ASEAN Sejalan Strategi Forward30

Poin Penting CIMB memperluas layanan wealth untuk menangkap pertumbuhan segmen affluent di ASEAN. Strategi ini… Read More

3 hours ago

Cinema XXI (CNMA) Tebar Dividen Jumbo Rp980 Miliar, Ini Jadwal Pembayarannya

Poin Penting CNMA membagikan dividen Rp12 per saham, termasuk dividen interim Rp5 per saham. Pembayaran… Read More

3 hours ago