Ekonomi dan Bisnis

Kemenkop: Baru 13% UMKM yang Go Digital

Jakarta – Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) menjadi salah satu sektor yang paling terdampak wabah Covid-19. Kebijakan sosial distancing membuat aktivitas masyarakat berkurang hal ini secara tidak langsung merambat kepada pendapatan para pelaku UMKM.

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan pandemi Covid-19 telah merubah perilaku ekonomi masyarakat dari transaksi secara offline atau tatap muka langsung menjadi transaksi secara online. Oleh karena itu, menurutnya, agar bisnisnya dapat bertahan para pelaku UMKM harus melakukan inovasi dan adaptasi terhadap perubahan prilaku konsumen ini.

Sayangnya, Teten mengatakan, dari sekitar 64 juta UMKM yang ada di Indonesia, saat ini baru sekitar 8 juta atau 13% UMKM yang sudah masuk ke dalam ekosistem digital. “Karena itu saya kira kami merasa penting untuk mendorong UMKM kita masuk ke ekosistem digital,” ujar Teten Masduki dalam peluncuran KUMKM HUB di Blibli yang disiarkan melalui live streaming, Jakarta, 20 Mei 2020.

Pada kesempatan yang sama, Chief Executive Officer (CEO) Blibli Kusumo Martanto menambahkan, platform e-commers Blibli terus berkomitmen untuk memajukan UMKM di Indonesia. Salah satunya, Blibli bekerjasama dengan Kementerian Koperasi dan UKM meluncurkan KUMKM HUB di Blibli. Saat ini UMKM yang tergabung dengan UMKM HUB sudah mencapai lebih dsri UMKM di seluruh Indonesia.

“Kami sediakan kanal khusus untuk produk produk UMKM buatan Indonesia dan juga program setiap tahun kita banyak memberikan pelatihan dan banyak lagi support dan benefit yang kita berikan terutama untuk UMKM, “ ucap Kusumo.

Komitmen Blibli untuk memajukan UMKM Indonesia buka baru sekarang ini. Sejak tahun 2016, Blibli sudah menyiapkan kanal khusus Galeri Indonesia. Menurutnya, hantaman wabah Covid -19 sekarang ini harus menjadi opportunity untuk menjaga perekonomian tidak jatuh dmelalui kerjasama pemerintah dan swasta yang terjalin dengan baik.

“Kita yakin klo kita bekerja sama pemerintah swasta individu dimanapun kita berada di Indonesia saya rasa indonesia akan terus maju,” pungkasnya. (*) Dicky F. Maulana

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Terkait Wacana Pembatasan Ekspansi Ritel Modern, Begini Respons Aprindo

Poin Penting Anggota Aprindo menegaskan selalu patuh terhadap semua aturan dan prosedur lokal saat membuka… Read More

40 mins ago

Bank Jambi Tindaklanjuti Gangguan Sistem, Dana Nasabah Dijamin Aman

Poin Penting Bank Jambi menelusuri gangguan sistem yang menyebabkan kerugian nasabah dan menurunkan tim audit… Read More

58 mins ago

IBM Rilis Laporan Ancaman Siber 2026, Asia Pasifik Sumbang 27 Persen Insiden

Poin Penting Asia Pasifik menyumbang 27 persen dari total insiden siber global pada 2025 dengan… Read More

1 hour ago

Begini Strategi Bank Jateng Genjot Kredit Kendaraan Bermotor

Poin Penting Bank Jateng percepat ekspansi Kredit Kendaraan Bermotor dengan target 100.000 unit tahun ini.… Read More

2 hours ago

RedDoorz Bidik Pertumbuhan Pendapatan 20 Persen Jelang Lebaran 2026

Poin Penting RedDoorz membidik kenaikan pendapatan 20 persen menjelang Lebaran 2026. Kota seperti Garut, Tasikmalaya,… Read More

2 hours ago

Rupiah Dibuka Melemah Jumat Ini ke Rp16.788 per Dolar AS

Poin Penting Rupiah melemah dibuka di Rp16.788 per dolar AS turun 0,17 persen dari penutupan… Read More

3 hours ago