News Update

Kemenkominfo Yakin Ekonomi Digital Capai USD130 Miliar di 2020

Jakarta–Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) optimis target pencapaian ekonomi digital Indonesia bisa mencapai USD130 miliar hingga tahun 2020.

Hal tersebut didorong oleh besarnya potensi bisnis digital di Indonesia didorong oleh semakin tumbuh dan berkembangnya industri e-Commerce (belanja online). Juga dengan mulai diberlakukannya Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) atau National Payment Gateway (NPG).

“Kita ada National Payment Gateway ini yang akan buat pendorong. Ini kan logonya Garuda. Bisa dibayangkan transaksi perdagangan e-Commerce ke depan. Misal generasi milenial yang dilakukan secara online. Saya yakin itu bisa tercapai 2020,” ungkap I Nyoman Adhiarna selaku Kasubdit Tata Kelola e-Business, Kemenkominfo pada acara Markplus Center Digital Commercialization di menara 88, Jakarta, Kamis, 31 Agustus 2017.

Baca juga: Pemerintah Siap Tarik Pajak dari e-Commerce

Dirinya menambahkan, untuk angka transaksi hingga USD130 miliar ini dinilai tidak terlalu ambisius, melihat negara-negara ASEAN lain yang mampu menciptakan transaksi e-commerce di atas angka tersebut.

“Target kita buat sudah melalui studi yang mendalam. Namun kalau dibandingkan Negara lain di ASEAN bisnis e commerce kita paling rendah. Dibanding Malaysia, Thailand, (apalagi) dibandingkan Tiongkok. Jadi kembali target tidak terlalu ambisius, karena kita masih rendah dibanding lain,” Jelas Nyoman.

Seperti diketahui, pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informasi menargetkan jika pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia bisa mencapai 11 persen dari total Gross Domestic Product (GDP) pada tahun 2020. Dengan kata lain maka ekonomi digital diharapkan bisa mencapai USD130 miliar. (*)

 

 

Editor: Paulus Yoga

Suheriadi

Recent Posts

BSI Catat Pembiayaan UMKM Tembus Rp51,78 Triliun per November 2025

Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More

2 hours ago

Diam-diam Ada Direksi Bank Mandiri Serok 155 Ribu Saham BMRI di Awal 2026

Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More

8 hours ago

Astra Mau Buyback Saham Lagi, Siapkan Dana Rp2 Triliun

Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More

9 hours ago

OJK Beberkan 8 Pelanggaran Dana Syariah Indonesia, Apa Saja?

Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More

10 hours ago

Dorong Inklusi Investasi Saham, OCBC Sekuritas dan Makmur Sepakati Kerja Sama Strategis

Poin Penting OCBC Sekuritas bermitra dengan Makmur untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur… Read More

11 hours ago

Meluruskan Penegakan Hukum Tipikor di Sektor Perbankan yang Sering “Bengkok”

Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More

14 hours ago