Ilustrasi: Bilik suara Pemilu/istimewa
Jakarta – Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyebutkan realisasi anggaran yang disalurkan lewat Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) untuk penyelenggaraan pemilihan daerah (Pilkada) serentak tercatat Rp37,43 triliun hingga 20 September 2024.
Angka tersebut setara dengan 99,75 persen dari total anggaran yang telah ditetapkan yakni sebesar Rp37,52 triliun. Adapun dana Pilkada akan diberikan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu).
“Pelaksanaan Pilkada itu menggunakan anggaran daerah dan anggaran daerah itu dihibahkan kepada KPU daerah dan Bawaslu daerah. Per tanggal 20 September 2024 ini 99,75 persen dari hibah daerah sudah direalisasikan,” kata Suahasil dalam konferensi pers APBN KiTa di Jakarta, dikutip, Selasa 24 September 2024.
Baca juga: Ini Instruksi Jokowi kepada TNI-Polri Jaga Stabilitas Transisi Pemerintahan dan Pilkada 2024
Bila dirinci, realisasi dana hibah yang telah disalurkan untuk KPU sebesar Rp28,70 triliun atau 99,78 persen dari total anggaran untuk KPU yang sebesar Rp28,76 triliun.
Sementara, realisasi anggaran hibah untuk Bawaslu sebesar Rp8,73 triliun atau sekitar 99,67 persen dari total anggaran yang ditetapkan untuk Bawaslu sebesar Rp8,76 triliun.
“Berarti kita sudah sangat siap untuk mengikuti Pilkada dan anggaran daerahnya telah dialokasikan dan telah diadministrasikan juga,” imbuhnya. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Prudential Indonesia meluncurkan PRUMapan, asuransi jiwa tradisional yang menyasar milenial dan Gen Z,… Read More
Poin Penting Dana abadi LPDP mencapai Rp180,8 triliun, dengan alokasi terbesar untuk pendidikan Rp149,8 triliun,… Read More
Poin Penting PT Mandiri Tunas Finance (MTF) melakukan penelusuran menyeluruh atas dugaan tindak pidana yang… Read More
Poin Penting ISEI dorong kebijakan berbasis praktik lapangan melalui ISEI Industry Matching bersama YDBA untuk… Read More
Poin Penting Bank Mandiri menyiapkan Rp44 triliun uang tunai untuk ATM/CRM selama 24 Februari-25 Maret… Read More
Poin Penting LPDP menyampaikan permintaan maaf atas polemik yang ditimbulkan alumni berinisial DS dan menilai… Read More