Moneter dan Fiskal

Kemenkeu Prioritaskan Ketahanan Pangan dalam APBN 2026

Poin Penting

  • Kemenkeu menegaskan alokasi APBN diarahkan untuk memperkuat ketahanan pangan dan mencegah stunting melalui program-program yang tepat sasaran.
  • PT PII menjalankan program pemberdayaan petani melalui TJSL, termasuk pelatihan intensif dan pengembangan varietas padi biofortifikasi Nutrizinc yang tinggi kandungan zinc.
  • Sebagai SMV Kemenkeu, PT PII menjadi penghubung antara kebijakan fiskal dan implementasi di lapangan, membangun ekosistem pemberdayaan jangka panjang bagi petani dan masyarakat.

Karawang – Kementerian Keuangan Republik Indonesia (Kemenkeu RI) memperkuat ketahanan pangan nasional melalui pengelolaan Anggaran dan Pendapatan Belanja Negara (APBN) yang lebih tepat sasaran.

Salah satu implementasinya terlihat dalam program budidaya padi unggul Inpari Nutrizinc di Karawang, yang dijalankan PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero)/PT PII sebagai pelaksana di lapangan.

Direktur Anggaran Bidang Perekonomian dan Kemaritiman DJA Kementerian Keuangan, Tri Budhianto, menegaskan bahwa alokasi APBN 2025 memang diarahkan untuk memperkuat ketahanan pangan secara menyeluruh.

“Program budidaya padi Nutrizinc ini merupakan salah satu contoh nyata bagaimana kolaborasi pemerintah dan BUMN dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” ujar Tri dalam Acara Kunjungan Kerja Media di Karawang, Selasa (9/12).

Baca juga: Dorong Ketahanan Pangan, Bank Mandiri Bantu Petani Kebumen Hindari Gagal Panen

Menggunakan pendekatan pemberdayaan petani dan peningkatan kualitas gizi, program ini menunjukkan bagaimana APBN bekerja nyata menjawab tantangan pangan dan risiko stunting di Indonesia.

Program yang berlangsung di Desa Curug, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang ini merupakan bagian dari skema Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT PII, yang berfokus pada peningkatan kapasitas petani melalui pelatihan intensif mulai dari teknik pemupukan, penyemaian, pengendalian hama, hingga pengelolaan tanah pascapanen.

Ia menegaskan bahwa dukungan akan meningkat pada tahun anggaran berikutnya.

“Ke depan, melalui APBN 2026, pemerintah akan terus memperkuat program yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan dan ketahanan pangan nasional,” tegasnya.

Adapun, sejak 2020, PT PII mendukung pengembangan varietas padi biofortifikasi Inpari Nutrizinc, yang dikenal memiliki kandungan zinc tinggi dan berperan penting dalam mendukung pertumbuhan anak serta pencegahan stunting.

Baca juga: Hilirisasi Pertanian Diklaim Bisa Ciptakan 1,6 Juta Lapangan Kerja

Sebagai Special Mission Vehicle (SMV) Kementerian Keuangan, PT PII menjadi jembatan antara kebijakan fiskal dan dampak sosial di lapangan.

Plt. Direktur Utama PT PII, Andre Permana, menyampaikan bahwa program pangan sehat ini merupakan bagian dari mandat PT PII dalam mendukung prioritas pemerintah.

“Program budidaya beras sehat ini adalah wujud nyata komitmen kami dalam mendukung ketahanan pangan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat,” ucapnya.

Ia menambahkan bahwa program tersebut diharapkan membentuk ekosistem pemberdayaan jangka panjang.

“Kami berharap program ini menjadi ekosistem pemberdayaan yang terus tumbuh dan memberikan dampak sosial berkelanjutan bagi masyarakat,” imbuhnya. (*) Alfi Salima Puteri

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

BI: Inflasi Februari 2026 Dipengaruhi Faktor Base Effect

Poin Penting Inflasi Februari 2026 capai 4,76 persen yoy, didorong kenaikan IHK dari 105,48 menjadi… Read More

9 hours ago

BPS: Emas Alami Inflasi Selama 30 Bulan Berturut-turut

Poin Penting Badan Pusat Statistik mencatat inflasi Februari 2026 sebesar 0,68 persen (mtm), dengan IHK… Read More

11 hours ago

GoTo Klarifikasi soal Investasi Google dan Status Nadiem Makarim

Poin Penting Nadiem Makarim mendirikan Gojek (2010) hingga merger dengan Tokopedia membentuk GoTo Group pada… Read More

11 hours ago

Tantangan Inovasi Sektor Perumahan Rendah Emisi

Oleh Wilson Arafat, GRC Specialist PADA suatu hari, penulis jogging santai melintasi kawasan yang sedang… Read More

11 hours ago

Gubernur Kaltim Batalkan Pengadaan Mobil Dinas Baru Rp8,49 M, Ini Alasannya

Poin Penting Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud mengembalikan mobil dinas baru senilai Rp8,49 miliar yang dibeli… Read More

12 hours ago

IHSG Ditutup Ambles 2 Persen Lebih ke Level 8.016

Poin Penting Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 2,65 persen ke 8.016,83; 671 saham melemah,… Read More

12 hours ago