Categories: Moneter dan Fiskal

Kemenkeu Optimis Ekonomi RI Tembus 5% di Kuartal II 2022, Ini Alasannya

Jakarta – Pemerintah optimis pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal II 2022 bisa tembus di atas 5%. Momentum bulan puasa Ramadan dan hari raya Idul Fitri akan menopang konsumsi masyarakat, apalagi jika tidak ada pengetatan. Pandemi Covid-19 pun diyakini bisa terkendali dengan baik.

Menurut Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Febrio Kacaribu, banyak negara sudah melakukan relaksasi dan menurunkan status pandemi menjadi endemi, Di lain sisi, masyarakat sudah 2 tahun ini merayakan Ramadhan dan lebaran di tengah berbagai pengetatan mobilitas.

Masyarakat pun, kata dia, excited menyambut lebaran tahun ini. Dengan kata lain, peluang pertumbuhan ekonomi terbuka, mengingat momentum lebaran akan mendongkrak permintaan dan konsumsi masyarakat.

“Pertumbuhan ekonomi kita kuartal II tahun lalu tinggi, 7,1%. Tapi dari sisi levelnya sebenarnya lebih rendah dibandingkan 2019. Apakah kita akan tumbuh 7%? Tidak. Tapi di atas 5%, peluangnya cukup besar,” papar Febrio dalam Indonesia Macroeconomic Updates 2022, Senin, 4 April 2022.

Faktor pendorong lainnya adalah kenaikan harga komoditas. Penghasilan masyarakat dari penjualan komoditas tentu akan meningkat. Spending masyarakat pun bisa menjadi lebih tinggi. Apalagi akan ada momen pekerja mendapatkan tunjangan hari raya (THR) dan PNS mendapatkan gaji ke-13. Ini akan menjadi pendorong konsumsi masyarakat.

“Ekspor kita kuat. Investasi juga kuat. Kita lihat sektor manufaktur juga masih terus ekspansi,” imbuhnya. (*) Ari Astriawan

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Dorong Pemberdayaan UMKM, Bank Aladin Syariah Dukung Program Warteg Gratis 2026

Poin Penting Bank Aladin Syariah bersama Alfamart menyalurkan 60.000 paket makanan di 34 kota dan… Read More

1 hour ago

Separuh Driver Grab Ternyata Eks Korban PHK, Ini Fakta dan Potensi Penghasilannya

Poin Penting Grab menyebut separuh mitra ojolnya merupakan mantan korban PHK, menunjukkan peran platform sebagai… Read More

3 hours ago

Kinerja Himbara Turun, OJK Sebut Faktor Siklikal dan Berpotensi Rebound

Poin Penting OJK menilai penurunan kinerja bank Himbara bersifat siklikal akibat faktor global dan pelemahan… Read More

3 hours ago

Tugu Insurance Wujudkan Kepedulian terhadap Alam melalui Program Tugu Green Journey

Poin Penting Tugu Insurance menjalankan program Tugu Green Journey dengan mendaur ulang 1,7 ton limbah… Read More

4 hours ago

Kasus Dugaan PHK Mie Sedaap Didalami Menaker, Ini Perkembangannya

Poin Penting Kemnaker masih menyelidiki dugaan PHK sekitar 400 pekerja PT Karunia Alam Segar, produsen… Read More

5 hours ago

Laba CIMB Niaga (BNGA) 2025 Tumbuh Tipis jadi Rp6,93 Triliun

Poin Penting CIMB Niaga mencatat laba bersih Rp6,93 triliun pada 2025, tumbuh tipis 0,53% secara… Read More

6 hours ago