Jakarta–Dalam rangka mendukung Gerakan Nasional Non-Tunai (GNNT), Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi inklusif melalui Direktorat Jenderal Perbendaharaan meluncurkan Zona Bebas Tunai (cashless zone). GNNT merupakan program nasional Kemenkeu bersama Bank Indonesia dalam rangka meminimalisasi penggunaan uang tunai.
Kemenkeu menyebut, kegiatan ini merupakan ajang edukasi sekaligus pengenalan bagi pegawai Kemenkeu dan Pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) untuk menggunakan beberapa alternatif cara pembayaran nontunai dalam transaksi keuangan, baik menggunakan uang elektronik, kartu debit, maupun kartu kredit.
Kegiatan yang menggandeng PT. Bank Mandiri,Tbk (Bank Mandiri), PT. Bank Tabungan Negara (BTN), PT. Bank Rakyat Indonesia,Tbk (BRI), PT. Bank Negara Indonesia, Tbk, Dharma Wanita Kementerian Keuangan, serta Koperasi Direktorat Jenderal Perbendaharaan, diharapkan mampu menjadi tonggak baru dimulainya gerakan nontunai di lingkungan Kemenkeu.
Peluncuran cashless zone secara simbolik ditandai dengan dilakukannya transaksi pembelian kepada salah satu tenant di lokasi cashless zone menggunakan uang elektronik. Sebelumnya digelar pulakegiatan Treasury Fun Run 5K yang dibuka langsung oleh Wakil Menteri Keuangan, Mardiasmo. Tingginya antusiasme masyarakat luas terlihat dari terjual habisnya 300 lembar tiket lari.
Selain itu, perhatian yang besar dari segenap jajaran pimpinan Kemenkeu, menjadi secercah harapan akan terwujudnya cashless society demi Indonesia yang lebih baik.(*)
Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More
PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More
Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More
UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More