Jakarta–Dalam rangka mendukung Gerakan Nasional Non-Tunai (GNNT), Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi inklusif melalui Direktorat Jenderal Perbendaharaan meluncurkan Zona Bebas Tunai (cashless zone). GNNT merupakan program nasional Kemenkeu bersama Bank Indonesia dalam rangka meminimalisasi penggunaan uang tunai.
Kemenkeu menyebut, kegiatan ini merupakan ajang edukasi sekaligus pengenalan bagi pegawai Kemenkeu dan Pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) untuk menggunakan beberapa alternatif cara pembayaran nontunai dalam transaksi keuangan, baik menggunakan uang elektronik, kartu debit, maupun kartu kredit.
Kegiatan yang menggandeng PT. Bank Mandiri,Tbk (Bank Mandiri), PT. Bank Tabungan Negara (BTN), PT. Bank Rakyat Indonesia,Tbk (BRI), PT. Bank Negara Indonesia, Tbk, Dharma Wanita Kementerian Keuangan, serta Koperasi Direktorat Jenderal Perbendaharaan, diharapkan mampu menjadi tonggak baru dimulainya gerakan nontunai di lingkungan Kemenkeu.
Peluncuran cashless zone secara simbolik ditandai dengan dilakukannya transaksi pembelian kepada salah satu tenant di lokasi cashless zone menggunakan uang elektronik. Sebelumnya digelar pulakegiatan Treasury Fun Run 5K yang dibuka langsung oleh Wakil Menteri Keuangan, Mardiasmo. Tingginya antusiasme masyarakat luas terlihat dari terjual habisnya 300 lembar tiket lari.
Selain itu, perhatian yang besar dari segenap jajaran pimpinan Kemenkeu, menjadi secercah harapan akan terwujudnya cashless society demi Indonesia yang lebih baik.(*)
Poin Penting Kereta Whoosh sempat berhenti akibat seng di jalur, namun sensor mendeteksi dini dan… Read More
Poin Penting Jepang menandatangani MoU investasi senilai Rp384 triliun dengan Indonesia. Kerja sama mencakup sektor… Read More
Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More
Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More
Poin Penting IHSG melemah 0,99% sepekan, dengan lima saham utama menjadi penekan terbesar indeks. BREN… Read More
Poin Penting IHSG melemah 0,99% dalam sepekan ke level 7.026,78, seiring mayoritas indikator pasar saham… Read More