Mamuju – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyelenggarakan Seminar Kebijakan Fiskal dan Perkembangan Ekonomi Terkini di Mamuju, Sulawesi Barat pada Kamis, 2 Juni 2016. Acara ini merupakan penyelenggaraan ke-16 dari rangkaian seminar yang menurut rencana digelar di 32 kota di seluruh Indonesia.
Seminar ini bertujuan untuk memberikan wawasan dan informasi terkini mengenai berbagai kebijakan yang dikeluarkan Kementerian Keuangan, antara lain meliputi kebijakan fiskal, kebijakan transfer ke daerah, serta perkembangan ekonomi daerah khususnya di Provinsi Sulawesi Barat. Forum ini juga diharapkan dapat menghasilkan solusi bagi peningkatan kapasitas fiskal untuk kesejahteraan Provinsi Sulawesi Barat.
Peserta yang diundang meliputi perwakilan seluruh kantor vertikal Kementerian Keuangan di Provinsi Sulawesi Barat, Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Pemerintah Kota dan Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Perwakilan Kementerian/Lembaga di Provinsi Sulawesi Barat, serta kalangan akademisi. Keynote speech disampaikan oleh Asisten III Bidang Administrasi Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Djamilah
Plh. Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Sulawesi Barat, I Gusti Bagus Eddy Pramana Madurhja dalam sambuatannya menyampaikan, pertumbuhan ekonomi di Provinsi Sulawesi Barat selalu meningkat, yang sayangnya diiringi dengan meningkatnya ketimpangan pendapatan. Dengan demikian, hasil pertumbuhan sebagian besar masih dinikmati oleh kalangan tertent.
“Karenanya, perlu ada upaya yang lebih sungguh-sungguh lagi dalam membangun ekonomi kerakyatan” pungkasnya.(*)
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More
Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More
Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More
Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More
Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More