COVID-19 Update

Kemenkes Minta Lansia Periksa Ke Dokter Sebelum Vaksinasi

Jakarta – Pemeriksaan riwayat penyakit penyerta dan kronik menjadi fokus perhatian bagi lansia yang hendak melakukan vaksinasi. Untuk itu, Kementerian Kesehatan meminta para peserta vaksinasi, khususnya lansia untuk melakukan pemeriksaan ke dokter dan memastikan keadaan dirinya.

dr. Siti Nadia Tarmizi, Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan mengimbau para lansia yang memiliki penyakit kronik, seperti seperti sakit jantung, kelainan darah, penyakit ginjal untuk memeriksakan keadaan diri ke dokter. Jika tidak ada masalah dengan kondisi pasien, dokter akan memberikan keterangan layak vaksinasi.

Lalu, lansia yang memiliki penyakit penyerta atau komorbid seperti asma, hipertensi, gula darah juga diminta memeriksakan kondisinya ke dokter. Pemeriksaan ini akan memastikan keadaan pasien stabil dan terkontrol dengan baik, sehingga layak untuk melakukan vaksinasi Covid-19.

Tingginya risiko kematian pada lansia membuat Kementerian Kesehatan memutuskan untuk mendahulukan kelompok ini. Menurut Nadia, risiko kematian dan kesakitan akibat terinfeksi COVID-19 pada golongan umur tersebut meningkat 20-30%.

“Kelompok lansia akan jadi salah satu prioritas bersama dengan petugas pelayanan publik di tahap ini,” jelasnya dalam diskusi virtual yang dikutip melalui kanal YouTube Lawan Covid19 ID.

Sebagai informasi, sekitar 7,5 juta dosis vaksin Covid-19 sudah dipersiapkan dan siap didistribusikan ke 34 provinsi pada Februari 2021. Vaksinasi tahap kedua akan fokus di provinsi wilayah Jawa-Bali sehingga vaksin akan didistribusikan sesuai dengan proporsi di mana Jawa-Bali mendapatkan kurang lebih 70% dari proporsi yang ada saat ini. (*) Evan Yulian Philaret

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Purbaya Lantik 43 Pejabat Pajak dan DJA, Ini Daftar Lengkapnya

Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melantik 40 pejabat eselon II di DJP dan… Read More

2 hours ago

OJK Targetkan Kredit Tumbuh 12 Persen di 2026, Begini Tanggapan Bankir

Poin Penting Pertumbuhan kredit perbankan diproyeksikan 10–12 persen, lebih tinggi dari target 2025 sebesar 9–11… Read More

3 hours ago

Premi ACA 2025 Tumbuh 17 Persen di Tengah Perlambatan Industri

Poin Penting ACA membukukan premi Rp6 triliun sepanjang 2025, tumbuh 17 persen yoy, jauh di… Read More

5 hours ago

ACA Bayar Klaim Kerusakan Turbin PLN Batam Senilai USD 11,04 Juta

Poin Penting PT Asuransi Central Asia (ACA) telah membayarkan klaim sebesar USD 11,04 juta atas… Read More

5 hours ago

ACA Bayar Klaim Kerusakan Turbin PLN Batam

PT Asuransi Central Asia (ACA) membayarkan klaim senilai USD 11,04 juta kepada PT PLN Batam,… Read More

6 hours ago

Bank Mandiri Catat Fundamental Solid di 2025, Perkuat Intermediasi dan Peran sebagai Mitra Strategis Pemerintah

Bank Mandiri secara konsolidasi berhasil mencatatkan kinerja solid di sepanjang 2025 tercermin dari penyaluran kredit… Read More

6 hours ago