Categories: Nasional

KemenBUMN-Kemnaker Latih Tenaga Kerja Disabilitas

Jakarta–Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) mengenai pelaksanaan pelatihan kepada tenaga kerja penyandang disabilitas pada perusahaan BUMN.

Penandatanganan MoU ini sejalan dengan Undang-Undang (UU) No. 4 Tahun 1997 tentang Penyandang Cacat, UU No. 19 Tahun 2011 tentang Pengesahan Convention on The Rights of Person with Disabilities (Konvensi Mengenai Hak-hak Penyandang Disabilitas) dan Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 1998 tentang Upaya Peningkatan Kesejahteraan Sosial Penyandang Cacat.

Berdasarkan UU tersebut, maka dibentuklah sebuah komitmen dari Kementerian BUMN dan BUMN sebagai Agent of Development yang berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan dan mencerdaskan kehidupan bangsa yaitu mendorong penempatan dan pelatihan kerja bagi penyandang disabilitas pada BUMN sesuai dengan kewenangan masing-masing.

Selanjutnya, Nota Kesepahaman ini akan menjadi dasar bagi BUMN bekerjasama dengan Kementerian Ketenagakerjaan dalam melaksanakan pelatihan kerja dan pembinaan bagi penyandang disabilitas untuk dapat bekerja sesuai dengan kemampuannya.

Menteri BUMN Rini Soemarno mengungkapkan, sinergi antara Kementerian BUMN dan Kemenaker ini adalah salah satu wujud “BUMN Hadir Untuk Negeri” yang harus memberikan manfaat positif bagi penyandang disabilitas di Indonesia. Sehingga, hal ini merupakan bentuk kepedulian Pemerintah terhadap masyarakat penyandang disabilitas.

“BUMN adalah bagian dari masyarakat Indonesia, memiliki kontribusi membangun negeri tanpa kecuali. Ini adalah contoh bahwa BUMN juga memiliki kepedulian terhadap penyandang disabilitas dengan memberikan kesempatan kerja serta perlakuan yang sama,” ujar Rini dalam keterangannya di Jakarta, Jumat, 11 Desember 2015.

Dengan pelaksanaan pelatihan kepada tenaga kerja penyandang disabilitas di perusahaan BUMN, maka dengan begitu, kata Rini, BUMN telah membantu meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) penyandang cacat di Indonesia yang mandiri dan sejahtera serta mampu bersaing dalam MEA. (*) Rezkiana Nisaputra

Paulus Yoga

Recent Posts

Perang AS-Iran Masih Memanas, Rupiah Dibuka Melemah

Poin Penting Rupiah melemah di pembukaan perdagangan ke level Rp16.971 per dolar AS, turun 0,08… Read More

42 mins ago

Update Harga Emas Hari Ini (16/3): Galeri24-UBS Stagnan, Antam Turun

Poin Penting Harga emas Galeri24 dan UBS di Pegadaian stagnan pada 16 Maret 2026. Harga… Read More

1 hour ago

IHSG Masih Lanjut Dibuka Turun 0,56 Persen ke Level 7.098

Poin Penting IHSG dibuka melemah 0,54 persen ke level 7.098 pada awal perdagangan Senin (16/3).… Read More

1 hour ago

IHSG Awal Pekan Masih Berpotensi Melemah, Ini Katalis Penggeraknya

Poin Penting IHSG diprediksi melanjutkan pelemahan dengan level support 6.865–7.000 dan resistance 7.275–7.410. Sentimen negatif… Read More

2 hours ago

PMI 53,8: Sirkus Musiman yang Dipuji Purbaya di Istana Sebagai Mukjizat

Oleh Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi Infobank Media Group MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa minggu… Read More

7 hours ago

Pergerakan Saham Indeks INFOBANK15 di Tengah Koreksi IHSG

Poin Penting IHSG turun 3,05% pada penutupan perdagangan 13 Maret 2026 ke level 7.137,21, diikuti… Read More

19 hours ago